Jakarta, Energindo.co.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menggelar CEO Forum Tengah Tahun 2026 sebagai momentum untuk mengevaluasi lesson learned pencapaian produksi pada semester pertama sekaligus memperkuat langkah strategis untuk mengejar target produksi minyak nasional.
Forum yang diselenggarakan pada medio Agustus 2026 ini dihadiri jajaran pimpinan SKK Migas dan para pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) menjadi ruang untuk membangun kesamaan fokus, mempercepat pengambilan keputusan, serta mengidentifikasi berbagai peluang tambahan produksi yang dapat dioptimalkan hingga akhir tahun.
Target lifting minyak 2026 sebesar 610 ribu BOPD merupakan amanah yang lebih tinggi dibandingkan target 2025 sebesar 605 ribu BOPD. Pada 2025, kinerja produksi minyak bahkan berhasil mencapai dan melampaui target yang telah ditetapkan. Untuk bisa mencapai target 2026, SKK Migas mengharapkan kerja bersama seluruh elemen hulu migas dengan sense of urgency yang sama.
Untuk mengejar target produksi hingga akhir 2026, sejumlah program dalam Work Program & Budget (WP&B) masih akan dilaksanakan, meliputi 482 sumur pengembangan, 358 kegiatan workover dan 18.801 well service.
Selain itu, SKK Migas bersama KKKS terus mengidentifikasi program Filling the Gap (FTG) untuk menambah produksi, antara lain melalui optimalisasi planned shutdown dan tambahan potensi pengeboran.
Program Pengungkit Produksi
SKK Migas juga telah memetakan sejumlah peluang yang dapat memberikan tambahan produksi minyak sepanjang 2026. Setidaknya terdapat empat peluang utama yang tengah didorong, yaitu perubahan skema NGL dari hilir menuju hulu, Pengurasan unpumpable stock/dead stock, Optimalisasi sumur masyarakat dan Optimalisasi produksi KKKS kecil,
Pencapaian target tersebut membutuhkan keberanian untuk mengambil keputusan secara cepat, terutama terhadap kegiatan yang memberikan dampak terbesar terhadap peningkatan produksi.
CEO Forum diharapakan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara SKK Migas dan KKKS dalam menghadapi tantangan produksi yang semakin kompleks sekaligus membuka peluang baru bagi peningkatan kinerja hulu migas nasional.
Melalui CEO Forum ini, SKK Migas dan KKKS menegaskan komitmen bersama untuk menjaga momentum peningkatan produksi migas nasional. Dengan semangat kolaborasi, sense of urgency, dan fokus pada hasil, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat mengoptimalkan setiap peluang yang tersedia guna mendukung ketahanan energi nasional dan pencapaian target APBN 2026.
Setelah pelaksanaan CEO Forum, SKK Migas bersama para peserta akan menggelar doa bersama dan memohon kelancaran dan keberhasilan pencapaian target produksi migas 2026. SKK Migas juga akan memberikan bantuan kepada yayasan panti asuhan sebagai bagian dari semangat berbagi dan kepedulian kepada sesama.









































































