Jakarta, Energindo.co.id – Insiden pipa gas yang bocor hingga kini masih dalam upaya perbaikan. Pasalnya, cuaca yang kurang menguntungkan menjadi kendala perbaikan. “Saat kami tiba di lokasi turun hujan deras sekali +/- 1 jam, sehingga pipa yang bocor sedianya siap di clam dan dilas saat ini terendam air dan lumpur kembali,” ungkap Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto pada Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga diterima Energindo.co.id Sabtu malam pukul 22.45 WIB (3/10/2026).
Walaupun demikian upaya perbaikan
terus dilakukan dengan pemompaan dan pengerukan lumpur, hingga Minggu (4/10/2026).
Jamak diketahui, sejak pipa gas bocor milik Medco Energi di wilayah Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan pada Senin (7/9/2026) tengah diupayakan untuk secepatnya diperbaiki.
Menurut Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto, akibat kebocoran pipa, menimbulkan potensi kehilangan produksi gas ratusan MMSCFD dan kondensat serta minyak 10.500 BOPD ( +/- sudah 300.000 barel). Lokasi pipa yang bocor berada 12 meter di dalam tanah dan di bawah sungai.
Sebelumnya, SKK Migas bersama MedcoEnergi dan Pertamina EP menggelar doa bersama di Masjid terdekat dan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan ibu-ibu janda tua. Harapannya agar upaya perbaikan pipa bocor dapat segera dituntaskan.





































































