Jakarta, Energindo.co.id – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau dikenal sebagai Mualem
telah menyampaikan surat resmi produksi minyak dari sumur masyarakat di Aceh Timur sebesar 2.800 BOPD. Demikian diungkapkan oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto.
“Kondisi sumur masyarakat di Aceh Timur, nyembur sendiri tanpa di pompa,” kata Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto pada Energindo.co.id Minggu pagi (6/9/2026). Pihak Gubernur dan masyarakat kewalahan menampungnya. Oleh karenanya, lanjut Djoksis, harus segera dibantu gerak cepat demi keselamatan warga yang menampung minyak.
Diperkirakan terdapat 100 lubang sumur masyarakat yang letaknya saling berdekatan.
Djoksis menilai kondisi tersebut membutuhkan respons cepat dari pihak-pihak terkait. Selain menyangkut potensi produksi minyak yang cukup besar, aspek keselamatan masyarakat menjadi hal yang harus menjadi perhatian utama.
“Harus segera dibantu gerak cepat demi keselamatan warga yg menampung minyak,” tegas Djoksis.
Produksi dari sumur masyarakat tersebut sekaligus menunjukkan adanya potensi sumber daya minyak yang dapat memberikan kontribusi terhadap produksi nasional apabila dapat dikelola secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.









































































