Jakarta, Energindo.co.id – Ikhtiar untuk mendongkrak produksi minyak terus diupayakan. Salah satunya melalui teknologi Chemical Enhanced Oil Recovery (C-EOR). Namanya C-EOR Semar. Teknologi digunakan di wilayah Kerja Sama Operasi (KSO) Meruap. Hasilnya, memuaskan dan menggembirakan
Kesuksesan tersebut langsung disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto kepada Energindo.co.id pada Selasa (15/9/2026) pukul 23.07 WIB
Mantan Plt Dirjen Migas ini bersyukur atas kesuksesan strategi injeksi bahan kimia tersebut dalam melawan laju penurunan produksi alamiah.
“Alhamdulilah! C-EOR Semar yang diterapkan di KSO Meruap berhasil menaikan produksi minyak rata- rata +/- 20% dari base line,” kata Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto.


Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras sehingga membuahkan hasil. Proses dan kerja keras tidak dapat membohongi hasil. Menurut Djoksis, pelaksanaan injeksi Chemical Semar berlangsung mulai Februari hingga Juni 2026 atau selama 4 bulan.
Penerapan teknologi C-EOR Semar sangat efektif menguras minyak yang masih menempel di perut bumi KSO Meruap. Oleh karenanya, Djoksis memohon dukungan dan doa agar program EOR injeksi Chemical Semar terus berlanjut.






































































