Jakarta, Energindo.co.id – Dalam rangka mendukung pencapaian target produksi migas nasional, pengeboran sumur eksplorasi digenjot. Ikhtiar pun memperoleh titik terang.
“Alhamdulilah, SKK Migas dan Pertamina Hulu Rokan telah melaksanakan tajak (spud in) Sumur Eksplorasi TMD-001 pada Sabtu 31 Oktober 2026 pukul 23:50 WIB di Wilayah Kerja Block Rokan,” kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto pada Energindo.co.id Minggu (1/11/2026) pukul 17.43 WIB.
Menurutnya, sumur ini akan dibor secara vertikal menggunakan rig TMMJ-18 (1500 HP) dengan target lapisan Formasi Pematang Upper Red Bed (URB) Sand pada interval 7840 ftMD. “Sumur ini di targetkan dapat menghasilkan Cadangan Gas dengan 250 Billion Cubic Feet/BCF ( OIP/Original In-Place) atau setara 26 juta Barel Minyak (Recoverable),” kata mantan Plt. Dirjen Migas ini.
Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto mengutarakan, kegiatan pengeboran direncanakan berlangsung selama 100 hari, termasuk penyelesaian/ Completion sumur.
“PHR Wk Rokan menggunakan skema Gross Split dengan nilai Estimasi Biaya sebesar USD 33.2 juta,” tandas Djoksis. Kegiatan pengeboran Sumur TMD-001 akan dilaksanakan sesuai program pengeboran dengan tetap mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta Good Engineering Practices agar kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mencapai target yang telah ditetapkan.
Djoksis optimis eksplorasi bakal mendapatkan cadangan gas yang besar melebih target.














































































