• Latest
Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Oktober 31, 2026
Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Oktober 31, 2026
Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

Oktober 31, 2026
Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

Oktober 30, 2026
FKM UI Gelar Seminar Bertajuk “Menuju Indonesia Emas 2045: Sinergi Transisi Energi Baru Terbarukan dan Kesehatan Masyarakat”

FKM UI Gelar Seminar Bertajuk “Menuju Indonesia Emas 2045: Sinergi Transisi Energi Baru Terbarukan dan Kesehatan Masyarakat”

Oktober 30, 2026
Shopee Gandeng Kemendag RI & Mitra Logistik Perkuat Ekosistem Ekspor Lewat ‘Jalan Global Kreasi Lokal’

Shopee Gandeng Kemendag RI & Mitra Logistik Perkuat Ekosistem Ekspor Lewat ‘Jalan Global Kreasi Lokal’

Oktober 30, 2026
UPER Siapkan Lulusan yang Mampu Memadukan Pengetahuan dengan Industri

UPER Siapkan Lulusan yang Mampu Memadukan Pengetahuan dengan Industri

Oktober 30, 2026
SKK Migas Gelar CEO Forum Hulu Migas

SKK Migas Gelar CEO Forum Hulu Migas

Oktober 30, 2026
Siap-siap! Indonesia Kebanjiran Perusahaan Raksasa Migas Global di Tengah Membludaknya Kesepakatan Kontrak dan Bisnis

Siap-siap! Indonesia Kebanjiran Perusahaan Raksasa Migas Global di Tengah Membludaknya Kesepakatan Kontrak dan Bisnis

Oktober 30, 2026
Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

Begini Strategi SKK Migas Mereformasi Fiskal dan Menguatkan Regulasi agar Menarik Investor

Oktober 30, 2026
Bukan Omon-omon! PSN WIRARAJA GESEIP Gandeng Tynergy Group dari Amerika Serikat Wujudkan Investasi sekitar US$500 Juta di Pulau Galang

Bukan Omon-omon! PSN WIRARAJA GESEIP Gandeng Tynergy Group dari Amerika Serikat Wujudkan Investasi sekitar US$500 Juta di Pulau Galang

Oktober 30, 2026
Strategi Menjaga Keberlanjutan Hulu Migas, Pertamina Perkuat Kemitraan dengan Algeria

Strategi Menjaga Keberlanjutan Hulu Migas, Pertamina Perkuat Kemitraan dengan Algeria

Oktober 30, 2026
Investasi Hulu Migas jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pemerataan Kesejahteraan

Investasi Hulu Migas jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pemerataan Kesejahteraan

Oktober 30, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Sabtu, 31 Oktober, 2026
Energindo
Advertisement
  • Migas
    Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

    Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

    Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

    Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

    Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

    Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

    SKK Migas Gelar CEO Forum Hulu Migas

    SKK Migas Gelar CEO Forum Hulu Migas

    Siap-siap! Indonesia Kebanjiran Perusahaan Raksasa Migas Global di Tengah Membludaknya Kesepakatan Kontrak dan Bisnis

    Siap-siap! Indonesia Kebanjiran Perusahaan Raksasa Migas Global di Tengah Membludaknya Kesepakatan Kontrak dan Bisnis

    Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

    Begini Strategi SKK Migas Mereformasi Fiskal dan Menguatkan Regulasi agar Menarik Investor

    Strategi Menjaga Keberlanjutan Hulu Migas, Pertamina Perkuat Kemitraan dengan Algeria

    Strategi Menjaga Keberlanjutan Hulu Migas, Pertamina Perkuat Kemitraan dengan Algeria

    Investasi Hulu Migas jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pemerataan Kesejahteraan

    Investasi Hulu Migas jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pemerataan Kesejahteraan

    Pertamina Drilling Ditahbiskan jadi TOP Human Capital Awards 2026 Bintang Lima

    Pertamina Drilling Ditahbiskan jadi TOP Human Capital Awards 2026 Bintang Lima

  • Mineral dan Batubara
    Minerba Convex 2026 Hadir Kembali! Mendorong Tata Kelola Tambang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

    Minerba Convex 2026 Hadir Kembali! Mendorong Tata Kelola Tambang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

    Segini Penampakan Laba Bersih ANTAM dalam Sembilan Bulan Pertama 2026

    Segini Penampakan Laba Bersih ANTAM dalam Sembilan Bulan Pertama 2026

    Tiga Prestasi di IMERC 2026 Jadi Bekal PTBA Tingkatkan Kompetensi Tim Tanggap Darurat

    Tiga Prestasi di IMERC 2026 Jadi Bekal PTBA Tingkatkan Kompetensi Tim Tanggap Darurat

    Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

    Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    Akademisi UGM: Jangan Sampai Masyarakat Plesetkan PLN jadi Perusahaan Lilin Negara

    Akademisi: Pengangkatan Menko Bahlil Berpotensi Pemborosan

    Senyum Simpul Mas Bahlil Ganteng Ketika PNBP Kementerian ESDM di Atas Target

    Tugas Baru Menko Bahlil Dongkrak Nilai Tambah SDA dan Swasembada Energi

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Kawal RUU Migas, Waspadai Konflik Kepentingan dalam Pembentukan BUK

    Indonesia Siap Menjadi Data Center Energi Dunia

  • EBT
    FKM UI Gelar Seminar Bertajuk “Menuju Indonesia Emas 2045: Sinergi Transisi Energi Baru Terbarukan dan Kesehatan Masyarakat”

    FKM UI Gelar Seminar Bertajuk “Menuju Indonesia Emas 2045: Sinergi Transisi Energi Baru Terbarukan dan Kesehatan Masyarakat”

    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

  • CSR
    Kolaborasi PDC dan Sudin Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jaktim Beri Kesempatan Magang pada Alumni SMA/SMK

    Kolaborasi PDC dan Sudin Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jaktim Beri Kesempatan Magang pada Alumni SMA/SMK

    PDC Gagas Program Menyulap Pakaian Bekas Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

    PDC Gagas Program Menyulap Pakaian Bekas Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

    Pertagas Raih 5 Penghargaan Internasional pada Asian Impact Awards 2026

    Pertagas Raih 5 Penghargaan Internasional pada Asian Impact Awards 2026

    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
    Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

    Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

    Shopee Gandeng Kemendag RI & Mitra Logistik Perkuat Ekosistem Ekspor Lewat ‘Jalan Global Kreasi Lokal’

    Shopee Gandeng Kemendag RI & Mitra Logistik Perkuat Ekosistem Ekspor Lewat ‘Jalan Global Kreasi Lokal’

    UPER Siapkan Lulusan yang Mampu Memadukan Pengetahuan dengan Industri

    UPER Siapkan Lulusan yang Mampu Memadukan Pengetahuan dengan Industri

    Bukan Omon-omon! PSN WIRARAJA GESEIP Gandeng Tynergy Group dari Amerika Serikat Wujudkan Investasi sekitar US$500 Juta di Pulau Galang

    Bukan Omon-omon! PSN WIRARAJA GESEIP Gandeng Tynergy Group dari Amerika Serikat Wujudkan Investasi sekitar US$500 Juta di Pulau Galang

    Kado Ultah Sumpah Pemuda: Antara Idealitas dan Realitas

    Kado Ultah Sumpah Pemuda: Antara Idealitas dan Realitas

    Tiga Srikandi UPER Sabet Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis

    Tiga Srikandi UPER Sabet Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis

    Menimbang Maslahah dan Mafsadah MBG Plus KDMP

    Menimbang Maslahah dan Mafsadah MBG Plus KDMP

    Reaktualisasi Hari Santri Nasional di Tengah Panggung Kekuasaan 

    Reaktualisasi Hari Santri Nasional di Tengah Panggung Kekuasaan 

    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    Tragedi Kebakaran KMP Batumandi Tdak Cukup Fokus pada Pemadaman Api

  • Publikasi
No Result
View All Result
  • Migas
    Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

    Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

    Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

    Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

    Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

    Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

    SKK Migas Gelar CEO Forum Hulu Migas

    SKK Migas Gelar CEO Forum Hulu Migas

    Siap-siap! Indonesia Kebanjiran Perusahaan Raksasa Migas Global di Tengah Membludaknya Kesepakatan Kontrak dan Bisnis

    Siap-siap! Indonesia Kebanjiran Perusahaan Raksasa Migas Global di Tengah Membludaknya Kesepakatan Kontrak dan Bisnis

    Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

    Begini Strategi SKK Migas Mereformasi Fiskal dan Menguatkan Regulasi agar Menarik Investor

    Strategi Menjaga Keberlanjutan Hulu Migas, Pertamina Perkuat Kemitraan dengan Algeria

    Strategi Menjaga Keberlanjutan Hulu Migas, Pertamina Perkuat Kemitraan dengan Algeria

    Investasi Hulu Migas jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pemerataan Kesejahteraan

    Investasi Hulu Migas jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Pemerataan Kesejahteraan

    Pertamina Drilling Ditahbiskan jadi TOP Human Capital Awards 2026 Bintang Lima

    Pertamina Drilling Ditahbiskan jadi TOP Human Capital Awards 2026 Bintang Lima

  • Mineral dan Batubara
    Minerba Convex 2026 Hadir Kembali! Mendorong Tata Kelola Tambang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

    Minerba Convex 2026 Hadir Kembali! Mendorong Tata Kelola Tambang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

    Segini Penampakan Laba Bersih ANTAM dalam Sembilan Bulan Pertama 2026

    Segini Penampakan Laba Bersih ANTAM dalam Sembilan Bulan Pertama 2026

    Tiga Prestasi di IMERC 2026 Jadi Bekal PTBA Tingkatkan Kompetensi Tim Tanggap Darurat

    Tiga Prestasi di IMERC 2026 Jadi Bekal PTBA Tingkatkan Kompetensi Tim Tanggap Darurat

    Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

    Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    Akademisi UGM: Jangan Sampai Masyarakat Plesetkan PLN jadi Perusahaan Lilin Negara

    Akademisi: Pengangkatan Menko Bahlil Berpotensi Pemborosan

    Senyum Simpul Mas Bahlil Ganteng Ketika PNBP Kementerian ESDM di Atas Target

    Tugas Baru Menko Bahlil Dongkrak Nilai Tambah SDA dan Swasembada Energi

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Kawal RUU Migas, Waspadai Konflik Kepentingan dalam Pembentukan BUK

    Indonesia Siap Menjadi Data Center Energi Dunia

  • EBT
    FKM UI Gelar Seminar Bertajuk “Menuju Indonesia Emas 2045: Sinergi Transisi Energi Baru Terbarukan dan Kesehatan Masyarakat”

    FKM UI Gelar Seminar Bertajuk “Menuju Indonesia Emas 2045: Sinergi Transisi Energi Baru Terbarukan dan Kesehatan Masyarakat”

    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

  • CSR
    Kolaborasi PDC dan Sudin Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jaktim Beri Kesempatan Magang pada Alumni SMA/SMK

    Kolaborasi PDC dan Sudin Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jaktim Beri Kesempatan Magang pada Alumni SMA/SMK

    PDC Gagas Program Menyulap Pakaian Bekas Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

    PDC Gagas Program Menyulap Pakaian Bekas Menjadi Produk Bernilai Ekonomi

    Pertagas Raih 5 Penghargaan Internasional pada Asian Impact Awards 2026

    Pertagas Raih 5 Penghargaan Internasional pada Asian Impact Awards 2026

    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
    Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

    Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

    Shopee Gandeng Kemendag RI & Mitra Logistik Perkuat Ekosistem Ekspor Lewat ‘Jalan Global Kreasi Lokal’

    Shopee Gandeng Kemendag RI & Mitra Logistik Perkuat Ekosistem Ekspor Lewat ‘Jalan Global Kreasi Lokal’

    UPER Siapkan Lulusan yang Mampu Memadukan Pengetahuan dengan Industri

    UPER Siapkan Lulusan yang Mampu Memadukan Pengetahuan dengan Industri

    Bukan Omon-omon! PSN WIRARAJA GESEIP Gandeng Tynergy Group dari Amerika Serikat Wujudkan Investasi sekitar US$500 Juta di Pulau Galang

    Bukan Omon-omon! PSN WIRARAJA GESEIP Gandeng Tynergy Group dari Amerika Serikat Wujudkan Investasi sekitar US$500 Juta di Pulau Galang

    Kado Ultah Sumpah Pemuda: Antara Idealitas dan Realitas

    Kado Ultah Sumpah Pemuda: Antara Idealitas dan Realitas

    Tiga Srikandi UPER Sabet Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis

    Tiga Srikandi UPER Sabet Juara 1 Lewat Strategi Komunikasi Krisis

    Menimbang Maslahah dan Mafsadah MBG Plus KDMP

    Menimbang Maslahah dan Mafsadah MBG Plus KDMP

    Reaktualisasi Hari Santri Nasional di Tengah Panggung Kekuasaan 

    Reaktualisasi Hari Santri Nasional di Tengah Panggung Kekuasaan 

    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    Tragedi Kebakaran KMP Batumandi Tdak Cukup Fokus pada Pemadaman Api

  • Publikasi
No Result
View All Result
Energindo
No Result
View All Result
Home Ragam

Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Oleh: Maul Afril, Pemerhati Sosial dan Kebangsaan

Sofyan Badrie by Sofyan Badrie
Oktober 31, 2026
in Ragam
0 0
Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi
0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

Negara yang hanya mampu melihat secara menyeluruh akan pandai membuat program. Negara yang mampu melihat secara spesifik akan menemukan solusi. Tetapi negara yang benar-benar matang adalah negara yang mampu melakukan keduanya sekaligus, bahkan melihat kemungkinan kebocoran sebelum uang rakyat mengalir.

Dokter tidak cukup mengetahui bahwa pasiennya sakit. Ia harus memahami keseluruhan kondisi tubuh, menemukan sumber penyakit, menentukan bagian yang perlu ditangani, dan memastikan pengobatannya tidak menimbulkan masalah baru.

Negara semestinya bekerja dengan logika yang sama.

Dana Desa membutuhkan diagnosis terhadap kebutuhan dan kapasitas setiap desa. Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan diagnosis terhadap kebutuhan gizi sekaligus kesiapan sistem produksi dan distribusi pangan. Gentengisasi membutuhkan diagnosis terhadap kondisi rumah, kebutuhan material, kapasitas produsen, dan kelayakan ekonominya.

Negara yang baik bukan negara yang paling banyak membuat program, melainkan negara yang paling tepat mendiagnosis persoalan sebelum menentukan intervensi.

Jangan sampai negara terlalu sibuk membangun program, tetapi kurang waktu untuk memahami persoalan yang hendak diselesaikannya.

Ada cerita dari sekitar tahun 2002, pada awal-awal pemekaran kabupaten kami.

Seorang anggota DPRD baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan doktoral. Sebagai ungkapan rasa syukur, keluarganya mengadakan selamatan di kampung. Ia kini berhak menyandang gelar doktor.

Namun, ada kejadian yang cukup menggelikan setelah acara tersebut. Hari-hari berikutnya, penduduk berbondong-bondong datang ke rumahnya. Bukan untuk mengucapkan selamat atas gelar akademiknya, melainkan hendak berobat. Mereka mengira ia sudah diangkat menjadi dokter. Dalam bahasa desa mereka, dokter dilafalkan “doktor”.

Cerita itu mungkin terdengar lucu, tetapi menyimpan pelajaran menarik. Gelar doktor tidak otomatis menjadikan seseorang dokter yang mampu mengobati penyakit. Demikian pula, kewenangan, anggaran besar, dan program pemerintah tidak otomatis membuat negara mampu menyelesaikan persoalan masyarakat.

Yang dibutuhkan bukan sekadar kemampuan mengetahui bahwa ada masalah, melainkan kecakapan memahami penyebabnya dan menentukan tindakan yang tepat.

Pengalaman Dana Desa, MBG, dan peluang gentengisasi memberikan bahan penting untuk membaca kemampuan tersebut.

Dana Desa: uang besar tidak otomatis menciptakan kemandirian

Sejak 2015, Dana Desa digulirkan dengan cita-cita mempercepat pembangunan, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Gagasannya benar. Desa tidak boleh selamanya menjadi objek pembangunan pemerintah pusat. Desa harus mempunyai sumber daya dan kewenangan untuk menentukan kebutuhan serta masa depannya sendiri.

Namun, distribusi uang tidak otomatis berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan.

Pembangunan jalan, drainase, jembatan, dan fasilitas umum tentu diperlukan. Tetapi apabila pembangunan berhenti pada infrastruktur fisik tanpa disambungkan dengan kegiatan ekonomi produktif, desa berisiko terus bergantung pada transfer anggaran pemerintah.

Persoalan lainnya adalah ketidakstabilan kebijakan. Perubahan alokasi setelah perencanaan diselesaikan dapat mengganggu kegiatan yang sudah disepakati masyarakat. Keterlambatan aturan teknis juga berpotensi menghambat pembayaran insentif kader kesehatan, guru PAUD, dan guru ngaji.

Belum lagi persoalan akuntabilitas. Berbagai kasus penyalahgunaan Dana Desa, termasuk yang terungkap di Majalengka, Kuningan, dan OKU Selatan, memperlihatkan bagaimana anggaran untuk kesejahteraan dapat berubah menjadi sumber kepentingan pribadi. Penyalahgunaan rekening, pembayaran utang pribadi, mark-up, dan kekurangan volume pekerjaan merupakan peringatan bahwa pengawasan tidak boleh menjadi urusan belakangan.

Kualitas hasil pembangunan juga harus diperhatikan. Kasus bak penampung air senilai Rp53,2 juta di Belu yang dilaporkan roboh sebelum dimanfaatkan masyarakat menunjukkan bahwa proyek yang selesai secara administratif belum tentu selesai secara fungsional.

Di sinilah persoalan diagnosis diperlukan. Setiap desa mempunyai kondisi geografis, potensi ekonomi, kualitas sumber daya manusia, dan kebutuhan yang berbeda. Kebijakan yang seragam belum tentu menghasilkan manfaat yang sama.

Dana Desa seharusnya tidak hanya membiayai pembangunan desa, tetapi juga membangun kemampuan desa untuk menghasilkan pendapatan, mengembangkan usaha, dan mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah.

Pelajarannya: negara tidak cukup melihat besarnya kebutuhan desa. Negara harus mampu melihat kapasitas dan potensi setiap desa.

MBG: ambisi besar harus didahului kesiapan sistem

MBG mempunyai tujuan yang penting. Memperbaiki gizi anak, mendukung pertumbuhan generasi muda, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang patut diperjuangkan.

Namun, program berskala nasional membutuhkan kesiapan sistem yang sebanding dengan ambisinya.

Persoalan keamanan pangan memperlihatkan betapa mahalnya konsekuensi ketika pelaksanaan program mendahului kesiapan pengendalian. Dalam keterangan pers Komnas HAM pada Juni 2026, berdasarkan informasi Kementerian Kesehatan, hingga 11 Mei 2026 tercatat 449 kejadian luar biasa keracunan pangan terkait MBG dengan 38.023 orang terdampak. Pada periode yang sama, baru sekitar 57 persen Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi.

Angka tersebut bukan sekadar statistik. Di baliknya ada anak-anak yang seharusnya menerima makanan bergizi, tetapi justru menghadapi risiko kesehatan.

Persoalan tata kelola juga perlu mendapat perhatian. Dugaan jual beli titik dapur, peran perantara, titik fiktif, dan penyimpangan pengadaan menunjukkan risiko yang harus ditangani secara serius. Langkah penutupan sementara dapur yang belum memenuhi persyaratan sanitasi merupakan koreksi penting, tetapi sekaligus mengingatkan bahwa persyaratan tersebut semestinya dipastikan sebelum operasional dimulai.

Ada persoalan lebih mendasar: ukuran keberhasilan.

Apakah MBG berhasil hanya karena jutaan porsi makanan telah dibagikan?

Tentu tidak. Keberhasilan harus diukur dari kualitas asupan gizi, perubahan status gizi anak, keamanan makanan, ketepatan sasaran, dan dampak kesehatan jangka panjang.

Memberikan makanan merupakan aktivitas program. Memperbaiki kualitas gizi dan kesehatan anak merupakan hasil pembangunan. Keduanya tidak boleh dipertukarkan.

Dari MBG kita belajar bahwa negara tidak cukup melihat besarnya kebutuhan secara nasional. Negara juga harus mampu mengenali titik-titik kegagalan dalam setiap mata rantai pelaksanaan, mulai dari pengadaan bahan pangan, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi.

Pengawasan tidak boleh hanya bekerja setelah terjadi keracunan. Sistem harus mampu mengenali risiko sebelum makanan sampai kepada anak.

Gentengisasi: menemukan titik intervensi yang konkret

Di tengah dua pengalaman tersebut, gagasan gentengisasi menawarkan sudut pandang menarik.

Pemerintah menyiapkan 2,4 juta genteng produksi UMKM Jatiwangi, Majalengka, setara 600 truk, dengan rencana pengiriman pada 8 November 2026. Program ini dikaitkan dengan renovasi rumah di Jawa Barat yang sasarannya sekitar 49 ribu unit. Sebanyak 34 UMKM telah memiliki sertifikasi SNI, sedangkan 11 lainnya telah lolos uji mekanis. Harga yang disebutkan melalui koperasi adalah Rp2.500 per keping.

Angka-angka tersebut memperlihatkan upaya mempertemukan kebutuhan pembangunan perumahan dengan kapasitas produksi daerah.

Di sinilah menariknya pendekatan ini.

Pemerintah tidak hanya berbicara tentang pemberdayaan UMKM sebagai jargon. Ada produk yang diidentifikasi, sentra produksi yang dilibatkan, standar mutu yang disiapkan, pembiayaan perbankan yang didorong, dan kebutuhan pembangunan yang hendak dihubungkan dengan produksi lokal.

Genteng bukan sekadar material bangunan. Ia menjadi titik temu tiga kepentingan: kebutuhan masyarakat terhadap rumah layak, kebutuhan UMKM terhadap pasar, dan kebutuhan negara agar belanja pembangunan menghasilkan manfaat ekonomi lebih luas.

Namun, kita harus membedakan kesiapan pasokan dengan keberhasilan program.

Dua juta empat ratus ribu genteng yang disiapkan merupakan indikator kesiapan produksi, bukan bukti bahwa seluruh kebutuhan rumah telah terpenuhi. Pengiriman 600 truk adalah capaian logistik, bukan bukti bahwa rumah penerima telah menjadi lebih layak huni.

Jika satu rumah membutuhkan sekitar 1.000 genteng, pasokan tersebut secara teoritis cukup untuk sekitar 2.400 rumah. Artinya, angka 49 ribu rumah merupakan cakupan program renovasi yang lebih luas, bukan jumlah rumah yang otomatis dapat dipenuhi oleh pasokan tersebut.

Selain itu, tidak semua rumah membutuhkan genteng. Kondisi struktur bangunan, kemiringan atap, daya dukung konstruksi, iklim, dan kemampuan ekonomi penerima harus diperhitungkan.

Negara tidak boleh menentukan produk terlebih dahulu, kemudian memaksakan kebutuhan masyarakat agar menyesuaikan produk tersebut.

Ada pula pertanyaan tentang efisiensi. Berapa biaya genteng sampai terpasang? Bagaimana perbandingannya dengan alternatif material lain? Apakah biaya transportasi membuat harga akhirnya tidak kompetitif? Bagaimana umur pakai dan biaya pemeliharaannya?

Mendukung UMKM bukan berarti mengabaikan efisiensi. Pemberdayaan yang sehat justru membuat produk lokal mampu bersaing berdasarkan kualitas, harga, dan manfaat.

Enam pagar agar gentengisasi tidak mengulangi kesalahan

Pelajaran Dana Desa dan MBG seharusnya menjadi dasar untuk membangun pengamanan sejak awal.

Pertama, pagar ketepatan kebutuhan. Kondisi setiap rumah harus diperiksa. Pengadaan mengikuti kebutuhan nyata, bukan kebutuhan yang direkayasa mengikuti pengadaan.

Kedua, pagar kualitas dan hasil akhir. Sertifikasi SNI penting, tetapi pengawasan tidak boleh berhenti pada dokumen. Genteng harus memenuhi spesifikasi, distribusinya aman, dan pemasangannya sesuai standar teknis. Ukuran keberhasilannya adalah rumah yang benar-benar menjadi lebih layak huni.

Ketiga, pagar transparansi dan antikorupsi. Rantai transaksi harus dapat diperiksa: siapa produsen, berapa jumlah produksi, berapa harga pembelian, bagaimana mekanisme koperasi, siapa penerima, dan berapa biaya distribusi. Hindari monopoli pemasok, perantara tanpa fungsi nyata, mark-up, serta pengurangan volume. Pembayaran harus didasarkan pada barang yang benar-benar diproduksi, diperiksa, dan diterima.

Jangan sampai gentengisasi melahirkan versi baru persoalan titik dapur fiktif dalam MBG.

Keempat, pagar kelayakan ekonomi. Pemerintah harus membandingkan biaya pengadaan hingga pemasangan dengan alternatif yang tersedia. Tujuan pemberdayaan UMKM tidak boleh berubah menjadi pembenaran untuk membelanjakan uang negara secara tidak efisien.

Kelima, pagar keberlanjutan ekonomi. UMKM jangan hanya menjadi pemasok sementara bagi proyek pemerintah. Keterlibatan mereka harus menjadi awal peningkatan teknologi, kapasitas produksi, kualitas, akses pembiayaan, dan perluasan pasar. Tujuannya bukan menciptakan ketergantungan pada pesanan negara, melainkan kemandirian setelah memperoleh kesempatan berkembang.

Keenam, pagar partisipasi dan pengawasan independen. Masyarakat penerima harus dapat menyampaikan kebutuhan, mengawasi kualitas, dan melaporkan penyimpangan. Data pengadaan, harga, distribusi, penerimaan, serta hasil renovasi perlu dibuka secara proporsional. Pengawasan harus bekerja sejak perencanaan hingga evaluasi.

Enam pagar ini bukan untuk menghambat program. Justru sebaliknya, pengamanan yang baik memungkinkan program berjalan lebih efektif dan manfaatnya lebih terjamin.

Dari gentengisasi menuju cara baru negara membangun

Ada kemungkinan yang lebih besar daripada sekadar pengiriman jutaan genteng.

Jika pendekatan ini terbukti efektif, negara dapat mengembangkan model serupa untuk sektor lain. Setiap daerah mempunyai produk dan kemampuan produksi berbeda: bata, kerajinan kayu, furnitur, tekstil, pangan lokal, hasil pertanian, dan berbagai produk UMKM.

Negara dapat memetakan kebutuhan pembangunan nasional, kemudian menghubungkannya dengan kapasitas produksi daerah. Belanja pemerintah dengan demikian bukan hanya instrumen membeli barang dan jasa, tetapi juga sarana membangun kapasitas ekonomi masyarakat.

Tentu, pendekatan ini membutuhkan kemampuan melihat secara menyeluruh. Peta kebutuhan nasional, potensi produksi daerah, standar kualitas, pembiayaan, dan distribusi harus saling terhubung.

Di sinilah dua kacamata harus bekerja bersama. Kacamata spesifik menemukan titik intervensi. Kacamata menyeluruh memastikan intervensi tersebut menjadi bagian dari strategi pembangunan yang lebih besar.

Satu genteng mungkin terlihat kecil. Tetapi jutaan genteng yang diproduksi UMKM, dibeli melalui mekanisme sehat, dan dipasang di rumah yang tepat dapat menjadi bagian dari gerakan ekonomi yang lebih luas.

Negara harus belajar melihat sebelum membelanjakan

Dana Desa mengajarkan bahwa transfer anggaran tidak otomatis menciptakan kemandirian. MBG mengajarkan bahwa ambisi besar tidak boleh mendahului kesiapan tata kelola, keamanan, dan pengawasan. Gentengisasi menawarkan peluang pendekatan yang lebih konkret: menemukan kebutuhan, mengidentifikasi produsen, menghubungkan pasar, dan memastikan manfaat sampai kepada masyarakat.

Ketiganya memberikan satu pelajaran: uang negara harus disertai kemampuan negara untuk melihat.

Melihat secara menyeluruh agar tidak kehilangan arah. Melihat secara spesifik agar tidak salah menentukan tindakan. Melihat potensi kegagalan agar pengamanan tidak terlambat dibangun. Dan melihat sampai ke ujung: apakah kebijakan benar-benar memperbaiki kehidupan masyarakat?

Cerita tentang anggota DPRD yang disangka dokter tadi mungkin sederhana. Tetapi ada pesan yang layak kita bawa ke dalam urusan pemerintahan: mengetahui nama suatu penyakit tidak sama dengan memahami penyakit itu, sebagaimana mengetahui kebutuhan rakyat tidak sama dengan mengetahui cara menyelesaikannya.

Negara yang hanya mampu melihat secara menyeluruh akan pandai membuat program. Negara yang mampu melihat secara spesifik akan menemukan solusi. Tetapi negara yang benar-benar matang adalah negara yang mampu melakukan keduanya sekaligus, bahkan melihat kemungkinan kebocoran sebelum uang rakyat mengalir.

Sebab, ukuran keberhasilan pembangunan bukanlah berapa besar anggaran yang dihabiskan atau berapa banyak program diluncurkan. Ukuran akhirnya adalah seberapa besar persoalan rakyat yang benar-benar diselesaikan, seberapa kuat ekonomi masyarakat yang dibangun, dan seberapa kecil uang negara yang menyimpang dari tujuan semula.

Tags: Dana DesaGentengisasiMakan Bergizi Gratis (MBG)UMKM
Previous Post

Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Sofyan Badrie

Sofyan Badrie

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Badan Dipenjara, Karya ke Mancanegara

Badan Dipenjara, Karya ke Mancanegara

Agustus 26, 2026
Tectona Mitra Utama Memperkuat Industri Berkelanjutan Melalui Solusi EPC Inovatif

Tectona Mitra Utama Memperkuat Industri Berkelanjutan Melalui Solusi EPC Inovatif

Januari 22, 2025
Dari Rahim Pesantren, Hembusan Angin Bisa Menjadi Asisten Petani

Dari Rahim Pesantren, Hembusan Angin Bisa Menjadi Asisten Petani

September 22, 2026
Booth PHE Sabet Penghargaan Terfavorit di IPA Convex 2025

Booth PHE Sabet Penghargaan Terfavorit di IPA Convex 2025

Mei 23, 2025
Kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah ke SKK Migas

Kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah ke SKK Migas

0
SKK Migas Pastikan Pasokan Gas Bumi untuk Pasar Domestik Terpenuhi

SKK Migas Pastikan Pasokan Gas Bumi untuk Pasar Domestik Terpenuhi

0
IPA CONVEX 2024, Industri Hulu Migas Sepakat Prioritaskan Kolaborasi untuk Mengejar Target Produksi Migas dan Dekarbonisasi

IPA CONVEX 2024, Industri Hulu Migas Sepakat Prioritaskan Kolaborasi untuk Mengejar Target Produksi Migas dan Dekarbonisasi

0
IPA Convex 2024 Tekankan Ketahanan Energi Jadi Fokus Utama Industri Hulu Migas

IPA Convex 2024 Tekankan Ketahanan Energi Jadi Fokus Utama Industri Hulu Migas

0
Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Oktober 31, 2026
Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Oktober 31, 2026
Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

Oktober 31, 2026
Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

Oktober 30, 2026

Recent News

Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Oktober 31, 2026
Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Oktober 31, 2026
Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

Paten! Kepala SKK Migas: bp dan INPEX Siap Buru Ladang Minyak dan Gas Bumi di Bali

Oktober 31, 2026
Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

Dibeberkan! Rahasia Memperkuat Daya Saing Investasi Hulu Migas 

Oktober 30, 2026

Energindo TV

https://youtu.be/5vY3mJbWI7Y
Energindo

Jl. Jatijajar Naterman RT.003/RW/003 No. 127
Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos,
Depok, Jawa Barat, Kode Pos 16466
Email : surauku@gmail.com
Telp : 0817-9915-126

Follow Us

Browse by Category

  • Air
  • Angin
  • Biomassa
  • CSR
  • EBT
  • Etanol
  • Geothermal
  • Hydrogen
  • Kelistrikan
  • Migas
  • Mineral dan Batubara
  • News
  • Publikasi
  • Ragam
  • Surya

Recent News

Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Revitalisasi Program Dana Desa, MBG, dan Gentengisasi

Oktober 31, 2026
Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Good news! Kepala SKK Migas Sebut Produksi Minyak PEP Zona 4 Capai 600 BOPD

Oktober 31, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi

© 2024 Energindo.co.id - Energi Indonesia | - Develop By Dharmawan

No Result
View All Result
  • Migas
  • Mineral dan Batubara
  • EBT
    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
  • CSR
  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
  • Publikasi

© 2024 Energindo.co.id - Energi Indonesia | - Develop By Dharmawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ADVERTISEMENT