Jakarta, Energindo.co.id – Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengapresiasi keberhasilan Pertamina Hulu Energi OSES yang telah mengimplementasikan teknologi AICD (Autonomous Inflow Control Device) dan mendongkrak produksi minyak lebih kurang 500 BOPD (Barrels of Oil Per Day) atau Barel Minyak Per Hari.
“Alhamdulilah teknologi AICD Haliburton berhasil diterapkan di OSES dan produksi naik +/- 500 BOPD,” kata Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto pada Energindo.co.id Minggu pagi pukul 10.09 WIB (13/9/2026).
Sebelumnya, Djoksis mengutip pernyataan Ardian Aby Santosa, profesional hulu strategis yang mengabarkan Pertamina Hulu Energi OSES telah menetapkan standar yang lebih tinggi dengan menerapkan AICD Equiflow pertama di Indonesia. “Ini adalah teknologi Intelligent Completion Non-Moving Part. Hal ini menunjukkan komitmen kuat kami dalam mengubah inovasi menjadi nilai produksi dan memaksimalkan perolehan dari aset-aset yang sudah matang,” tulis Ardian.
Menurutnya, teknologi ini akan memberikan hasil terbaik dan menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi aset tersebut.
“Selamat dan terima kasih kepada seluruh tim Pertamina Hulu Energi OSES dan Halliburton dan PT Emneltech Solusi Indonesia yang telah mewujudkan hal ini!,” tutur Ardian.
Sebagai catatan, AICD Equiflow (Intelligent Completion Non-Moving Part) = Teknologi penyempurna sumur cerdas tanpa komponen bergerak, untuk menyamakan aliran dan mengurangi produksi air/gas di sumur tua.




































































