Jakarta, Energindo.co.id – Saat ini program pengembangan minyak dan gas bumi nonkonvensional (MNK) di wilayah Rokan maju selangkah lagi: tahap penyerahan kontrak bagi hasil atau Production Sharing Contract (PSC).
Penyerahan Kontrak PSC MNK (Minyak non konvensional) Rokan telah dilaksanakan dalam acara Forum Eksplorasi “Basin to Barel” pada Jumat (18/9/2026).

Dengan penyerahan ini diharapkan aktivitas eksplorasi MNK Rokan lebih agresif seirama dengan upaya menggenjot produksi migas nasional.
“Program tahun ini akan dibor 2 sumur eksplorasi lagi untuk deliniasi / appraisal. Sebelumnya sudah dibor 2 sumur eksplorasi mennghasilkan cadangan minyak cukup besar,” kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto pada Energindo.co.id Sabtu (19/9/2026) pukul 21.07 WIB.
Setelah tahapan delineasi ini tuntas, langkah penting berikutnya adalah pengajuan Plan of Development (POD) untuk memulai fase produksi MNK skala besar. Bila terealisasi maka akan dipoduksi dan dikomersialisasi dalam skala besar MNK di Indonesia untuk kali pertama di Tanah Air.
Menurut dia, dengan berkembangnya MNK secara masif maka kedepan Indonesia akan kembali berjaya produksi minyaknya.





































































