Jakarta, Energindo.co.id – Seumumnya masa kanak, Valen kecil memiliki kebiasaan. Kebiasaannya terbilang unik. Betapa tidak, laku lampahnya membuat takut sang kakak: Mely. Pasalnya, Valen selalu mencubit pipi anak kecil. “Sampe’ saya gak enak sendiri ke orangtuanya. Takut anaknya nangis gara-gara ulah Valen,” kata Mely, seperti dikutip dari Selebindo pada 11 Desember 2025. Kebiasaan mencubit anak kecil kerap dilakukan Valen tidak hanya pada anak kecil kerabat dekat tetapi juga terhadap anak kecil tetangga.
Selain kebiasaan mencubit, Valen suka usil, terkadang ngeselin, cuek dan bandel. “Sempet terpikir, mosok sih kebiasaan Valen ini akan terus dibawa hingga dewasa,” ungkap Tiaradiantari, kakak sulung Valen.
Kekesalan Tiara memuncak tatkala dia menasehati Valen panjang lebar melalui tulisan di aplikasi Whatsap. “Mosok Valen cuma jawab singkat, ‘ya’. Ngeselen gak sih,” ucap Tiara, terkenang masa-masa kecil adik tercintanya. Kendati demikian, Tiara menyadari bahwa laku lampah adiknya masih sebatas sewajarnya. Selayaknya kebandelan masa kanak-kanak.
Seiring perkembangan waktu dan usia, Valen mulai berubah. Pelan tapi pasti. Boleh jadi lantaran proses pendidikan dan buah kesabaran dari kedua orangtua dan kakak-kakaknya dalam membimbing dan mengarahkan adiknya ke kebiasaan yang bagus. Tentu perubahan, kesadaran dan sikap hingga tingkah laku Valen tidak ujug-ujug terjadi dan datang secara tiba-tiba. Ada proses panjang. Apalagi saat menginjak masa dewasa dan mengikuti ajang DA7. “Ini pasti berpengaruh pada sikap dan mentalnya,” ucapnya.
Laku lampah Valen di sekolah tak kalah seru. Suatu ketika di saat jam istirahat, Valen terlihat mempertontonkan kebolehannya berjoget dihadapan beberapa kawan akrabnya. Meliuk-liukan kaki, badan dan kedua tangannya. gerakan ritmis. Sangat padu, dinamis nan elok sekilas pandang.
Namun di tengah cerianya penampilan Valen, ada kebiasaan yang boleh dibilang bikin geleng-geleng kepala. Siapa nyana, Valen juga dikenal sebagai jago tidur di kelas. “Kalau kebiasaan tidur di kelas sudah bukan rahasia lagi,” ungkap Ibu Ida, wali kelas Valen di medsosnya.
Tidur di tengah-tengah mata pelajaran berlangsung tidak sekali dus kali terjadi. Pernah suatu kali, Yayan Yanwar, guru yang selalu mendampingi Valen bila mengikuti Porseni bercerita. “Saya diminta untuk memberikan surat izin dispensasi ke kelas Valen. Pas masuk, temen-temen kelas langsung menunjuk arah bangku pojok belakang di mana Valen tertidur,” aku Yayan seperti diungkapkannya pada Podcast milik Frenky Hs pada 23 Desember 2025.
Hoby tidur Valen ini tidak ditampik Melly, kakak kandung Valen. “Ia susah tidur malam,” kata Melly. Bila pagi hari, ia susah dibangunin oleh mama. “Terkadang, mama sampe kesel kalau sudah ngebanguni Valen,” tambah Melly. Walaupun akhirnya Valen terpaksa bangun pagi pergi ke sekolah.
Setelah Valen DA7 sukses menyulap diri di ajang DA7, Melly menulis di medsosnya. Penulis kutip secara utuh bunyi tulisannya: Mellyana_anggraini Setelah skrng menjadi anak orang seluruh Indonesia, disitulah saya menyadari betapa sulitnya bertemu dengan adik sendiri walau hanya sebentar saja, perjuangan selama 3 hari menyadarkan saya bahwa dia bukan lagi adik laki laki yang setiap hari ada dirumah, yang suka tidur dikamar saya, yang suka tibatiba ngajak jajan, yang saya marahi klo lagi ngga nurut, dan yang bisa disuruh kapanpun apapun saya mau🥹☺️😊
Yayan lebih jauh mengatakan laku lampah Valen tidur di kelas barangkali tidak lepas dari kebiasaannya merekam aktivitas seninya saat malam hari. Jamak diketahui, dia berasal dari keluarga biasa-biasa. Bukan keluarga kaya. Sehingga karena tuntutan keadaan, lanjut Yayan, Valen harus mencari uang jajan melalui aplikasi media sosial.
Walaupun demikian, Valen bisa menembus pendidikan MAN I Pamekasan bukan melalui Jalur Reguler melainkan Jalur Prestasi di ajang Ajang Kreasi Siswa Berprestasi (AKSI). Valen menjuarai kompetensi AKSI sehingga diterima di MAN I Pamekasan.














































































