Jakarta, Energindo.co.id – Industri hulu minyak dan gas bumi terus mempertegas komitmennya terhadap aspek keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sebagai wakil Pemerintah dalam pengelolaan industri hulu migas, terus mendorong pelaksanaan operasional hulu migas yang senantiasa mendukung lingkungan berkelanjutan. Sebagai bagian dari langkah konkret tersebut, Sekretaris SKK Migas Luky A.Yusgiantoro, bersama dengan sejumlah Pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), melakukan kunjungan kerja langsung ke Workshop UBUKI (Untuk Bumi Kita) di Cibadayut, Bandung (3/7/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program RE:ACTION (Responsible Action, Sustainable Reaction), sebuah gerakan strategis hulu migas dalam menerapkan prinsip Circular Economy di lingkungan kerja. Salah satu pilar utama program ini adalah RE:COVER, yaitu inisiatif donasi dan pemanfaatan kembali safety coverall yang sudah tidak digunakan lagi di lapangan untuk diubah menjadi produk bernilai guna tinggi.
Dalam implementasinya, SKK Migas dan KKKS menggandeng UBUKI, sebuah program inovatif yang fokus pada pemanfaatan limbah tekstil industri migas, serta Pijak Bumi, merek sepatu lokal asal Bandung yang telah dikenal luas dengan konsep sustainable fashion.
Melalui kolaborasi ini, safety coverall bekas yang semula dikategorikan sebagai limbah padat, diproses ulang menggunakan metode yang aman dan ramah lingkungan. Workshop UBUKI mengolah material kain pelindung tersebut menjadi bahan baku utama pembuatan sepatu yang dirancang khusus oleh Pijak Bumi.
Kehadiran Sekretaris SKK Migas Luky A. Yusgiantoro bersama para pimpinan KKKS ke Workshop UBUKI bertujuan untuk memastikan seluruh proses rantai pasok sirkular—mulai dari penerimaan material donasi, pemilahan, pembersihan, pemotongan, hingga perakitan menjadi sepatu—berjalan sesuai dengan standar kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan yang ditetapkan. KKKS yang hadir diantaranya PT Pertamina EP, Medco E&P Indonesia, Petrochina Int’l Jabung Ltd., EMP Bentu Ltd. dan Petronas Carigali (PC) Ketapang II Ltd.
“Inisiatif RE:COVER diharapkan tidak hanya mampu mereduksi volume limbah industri secara signifikan, namun juga menjadi pemantik kesadaran kolektif bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor energi untuk terus berinovasi dalam menjaga kelestarian bumi demi generasi masa depan,” kata Luky A. Yusgiantoro.












































































