Jakarta, Energindo.co.id – Manusia boleh berencana tetapi ketentuan akhir berada di tangan Tuhan. Begitulah garis ketentuanNya. Valen telah berjanji dalam hatinya, jika dalam kontestasi DA7 dapat masuk 10 besar, remaja kelahiran 16 Januari 2007 berikrar akan sujud sukur. Pasalnya, dia menakar dan yang paling tahu akan kemampuan dirinya. “Kualitas vokal pesertanya bagus-bagus,” katanya.
Namun kehendak Tuhan berkata lain. Alumnus MAN I Pamekasan ini justru melenggang ke 5 besar hingga tembus ke grand final.
Pada performance grand final 2, penampilan Valen dinilai oleh para juri sangat fenomenal. Betapa tidak, penampilan remaja asal Pamekasan ini sangat epic lewat senandung lagu Derita gubahan Rhoma Irama. Dia membawakannya penuh emosional dan vokal khas cengkok Valen yang matang. Penonton juga disuguhi penari latar/dancer berkostum putih dipadukan warna kuning keemasan yang memegang dua helai kain panjang warna putih yang terkait sling. Ia melenggok lenggok dengan ritme gerakan-gerakan indah nan mempesona tetapi masih padu-padan dengan lirik sendu yang disenandungkan.
Klimaksnya, yang membuat seisi gedung tersihir, saat Valen bernyanyi sembari bergelantungan dengan posisi tidur telentang pada dua helai kain putih. Kain tersebut kemudian ditarik pelan ke atas, membawa Valen yang masih bergelayutan. Sontak adegan Valen memicu teriakan histeris dan tepuk tangan meriah dari penonton.
Aksi Valen berhasil membuat keempat juri, Soimah, Dewi Perssik, Wika Salim, dan Lesti Kejora, benar-benar terhanyut dan terbawa perasaan. Dewi Perssik bahkan terlihat menyeka keringat Valen yang menetes di dahi dengan penuh perasaan. Tak hanya itu, Wika Salim dan Lesti Kejora pun dibuat menitikkan air mata oleh aksi teatrikal panggung Valen yang memesona sekaligus membuat jantung berdegub dak dik dug kencang.
Tak hanya itu, Valen bersama sang penari latar turut menggelantungkan diri di atas dua helai kain putih. Lalu pelan-pelan kain ditarik ke atas dan berputar-putar kurang lebih satu menit. Sekali lagi, semua penonton dibuat terhenyak dan terdiam sejenak hingga kemudian pecah sorak-sorai bergemuruh. Mengapresiasi aksi spektakuler performance Valen.
Valen pun dikerubutin para juri seusai penampilannya. Mereka mengucapkan selamat. Bahkan Soimah berujar, “Keterlaluan kalau kamu tidak juara Valen. Ayo, dukung Valen”.
Momen top 5 DA7
Momentum Show Top 5 Dangdut Academy 7 (DA7) digelar Indosiar pada Selasa malam (2/12/2025) berlangsung sengit dengan tantangan bertema All by Myself.
Dalam tema ini, para akademia diwajibkan membawakan lagu yang mereka ulik sendiri, mulai dari improviasi hingga cengkok, tanpa bantuan D’Coach.
Tiga juri yang menilai langsung penampilan para kontestan — Soimah, Wika Salim, dan Dewi Perssik — kompak memberikan 3 Standing Ovation (SO) untuk seluruh peserta.
Valen tampil pada sesi ketiga di bawah bimbingan Coach Fildan Rahayu.
Dengan membawakan “Kerudung Putih” karya Rhoma Irama, Valen menunjukkan kontrol vokal yang lebih matang dan gaya panggung yang kuat, sehingga ia pun diganjar 3 SO.
5 top DA7 terdiri dari April dari Cirebon, Mila asal Bogor, Arbil dari Asahan dan Tasya asal Tangerang Selatan.
Dari kelima peserta, akhirnya Valen bersama Tasya melaju ke grand final dalam kontestasi genre musik dangdut.
Ajang pencarian bakat ini resmi mencapai klimaks pada 26 Desember 2025, setelah perjuangan para academia dimulai sejak 16 Juni 2025.
Pada malam Konser Kemenangan DA7, Tasya asal Tangerang Selatan akhirnya dinobatkan sebagai juara Dangdut Academy 7.
Ia unggul dalam perolehan akumulasi virtual gift dengan total 407.360.300 poin, mengalahkan Valen Pamekasan yang mengoleksi 359.843.700 poin.













































































