“Ya Allah, kami memohon kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan. Mudahkanlah dan dekatkanlah jauhnya jarak perjalanan ini. Ya Allah, Engkaulah yang teman sejati dalam perjalanan ini dan penjaga keluarga kami yang ditinggalkan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perjalanan yang sulit lagi melelahkan, dari pemandangan yang menyedihkan, serta dari tempat kembali yang buruk”, demikian doa yang dibacakan Ustaz Nursalim sesaat sebelum pulang kampung ke Demak bersama keluarga besarnya, medio Maret 2026.
Seorang wiraswastawan sekaligus imam tetap pada sebuah masjid di Kota Bekasi ini membacakan doa tadi dengan Bahasa Arab yang fasih. Sementara sang istri, ketiga anaknya, dan 2 orang ponakannya menyahuti dengan “Amin” yang berarti “Ya Allah, kabulkanlah doa kami”.
Setelah selesai berdoa, alumnus pesantren ternama di Jawa Tengah ini lalu membuka aplikasi Travoy di handphone-nya, lalu menjalankan kendaraannya dari Jalan Raya Masjid Kota Bekasi, menuju pintu tol terdekat.
“Aplikasi Travoy sangat cocok dengan doa favorit perjalanan yang biasa saya baca, agar perjalanan menjadi nyaman dan senang,” ungkapnya ketika Jurnalis www.energindo.co.id menemuinya di Rest Area Utama Cirebon di ruas Tol Palimanan-Kanci (Palikanci), Kilometer 207 A. Obrolan terjadi tanpa sengaja karena sama-sama membutuhkan ruang terbuka untuk bersantai menghilangkan rasa penat dan capek.
Menurutnya, hampir semua permohonan yang ada dalam doa perjalanan di atas dapat terbantu terwujud jika kita menggunakan aplikasi Travoy. “Dengan aplikasi itu, kita bisa mengetahui apa yang sedang terjadi di jalur yang akan kita lalui, sehingga kita dapat mengantisipasi sejak dini,” ungkapnya menyakinkan.
*** *** ***
Travoy adalah aplikasi untuk asistensi digital yang dikembangkan PT Jasa Marga Tbk guna memudahkan perjalanan. Aplikasi ini menyediakan informasi tepat waktu terkait perjalanan di jalan tol, dengan dukungan sekitar 3.500 CCTV.
Travoy juga menawarkan berbagai fitur lainnya, seperti informasi lalu lintas terkini, layanan derek online, membayar tol secara digital, membeli pulsa, dan melakukan transaksi lainnya. Aplikasi ini juga memiliki fitur Radio Travoy FM yang memberikan informasi terkini melalui streaming digital radio.
Manfaat lain dari Travoy adalah kemampuannya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Aplikasi ini memberikan informasi tentang kondisi jalan, cuaca, dan potensi gangguan lalu lintas, sehingga kita bisa lebih waspada untuk menghadapi situasi darurat. Selain itu, Travoy juga memiliki fitur Chat Us yang memungkinkan kita menghubungi layanan pelanggan Jasa Marga secara langsung. Dengan demikian, Travoy menjadi solusi lengkap untuk kebutuhan perjalanan di jalan tol.
Pada triwulan pertama 2026, pemanfaat Travoy mencapai 1,2 pengguna aktif atau meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 800 ribu pengguna. Liburan akhir tahun, mudik lebaran, dan liburan panjang menjadi stimulus tersendiri bagi peningkatan pengguna Travoy.
Fitur yang paling banyak digunakan dalam Travoy adaah CCTV Real Time untuk memantau situasi lalu lintas, Peta Digital untuk menavigasi perjalanan agar tidak tersesat ke “lain hati”, dan informasi rest area untuk menentukan tempat istirahat yang paling tepat.
*** *** ***
Supir bus Jurusan Jakarta-Madura Ahmad Amin menjelaskan bahwa aplikasi Travoy sudah cukup memadai untuk menggapai kenyamanan dan kegembiraan dalam perjalanan, terutama untuk arus mudik yang harus melalui jalan tol. “Melalui aplikasi ini, pengguna tol dapat memilih waktu yang tepat untuk masuk jalan tol sehingga mendapatkan jalur yang lancar dan aman,” ungkapnya.
Fitur-fitur lainnya, lanjut Ahmad, seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), rest area, bahkan termasuk pembelian pulsa memberikan kenikmatan tersendiri pada aplikasi ini. “Lumayan lengkaplah, sehingga supir tak perlu cari-cari aplikasi lain,” ungkap supir kelahiran Sumenep dan sudah hampir 10 tahun menjadi juru mudi Bus Sinar Jaya.
Praktisi Digital Marketing Arief Firman Syah menjelaskan bahwa meski cukup memadai, Travoy masih perlu melengkapi fiturnya, sehingga lebih lengkap. Fitur rumah sakit atau layanan keamanan masih belum terlihat.
Saat ini, lanjut Arief, pembuatan aplikasi lebih murah dan lebih mudah. Akibatnya, banyak perusahaan yang membuat aplikasi dengan cepat. Namun, sinergi antar satu aplikasi dengan aplikasi terkait masih menjadi barang langka. “Padahal sinergi dan kolaborasi antar sejumlah aplikasi terkait sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya tegas.
Menurut catatan www.energindo.co.id ada sejumlah aplikasi yang layak bersinergi dan berkolaborasi bersama Travoy, antara lain Mitra Darat (milik Direktorat Perhubungan Darat), RedBus (milik sejumlah perusahaan bus), SIMRS (Aplikasi terkait Rumah Sakit), dan lain sebagainya.
Kolaborasi menjadikan semuanya lebih bersinergi dan sudah pasti meningkatkan kenyamanan dan kegembiraan masyarakat Indonesia. Selamat berkolaborasi dan bersinergi!











































































