Jakarta, Energindo.co.id – Jakarta Drilling Society (JDS) kembali melahirkan lulusan berkualitas melalui acara wisuda Batch 5. Komisaris Utama PT Pertamina Holding, Simon Aloysius Mantiri, dalam sambutan di Graduation and Closing Ceremony Jakarta Drillling Society Scholarship Batch V pada Sabtu (7/9/2024) berharap ilmu yang dipelajari dan diperoleh selama mengikuti pelatihan di JDS dapat dijadikan sebagai bekal untuk turut mengembangkan dan memajukan industri energi di Tanah Air.
Simon juga minta ilmu dan keterampilan para peserta selain untuk pengembangan diri juga dapat membantu perusahaan tempatnya bekerja. “JDS berperan penting dalam membentuk SDM unggul yang dapat mendukung ketahanan energi nasional,” tambah Simon.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 75 orang telah dinyatakan lulus dan berhak menerima sertifikat kelulusan dari JDS. Para peserta Jakarta Drillling Society Scholarship Batch V terdiri dari para pekerja yang telah bekerja di beberapa industri, migas, geothermal dan lain sebagainya.

Yudi Hartono, pendiri JDS menceritakan pengalamannya saat memberikan materi dan mengajar peserta JDS Scholarship. Katanya, “Setiap saya mengajar, antusiasme para peserta sangat tinggi sehingga meyakinkan saya bahwa di tangan mereka terletak kemajuan industri energi”.
Dia melanjutkan, “Rasanya waktu 10 bulan tidak cukup untuk menghasilkan seorang ahli bidang drilling”. Kendati demikian, Yudi mengutarakan bahwa hal yang menarik dan sangat luar biasa dari penyelenggaraan JDS Scholarship ini adalah networking.
Yudi berpesan agar para lulusan JDS dapat menjaga integritas di setiap pekerjaan yang dikerjakannya. “Jagalah nama baik dari JDS,” pintanya seraya mengimbuhkan pihaknya pada tahun depan bakal segera meluncurkan JDS Scholarship Batch VI.
Sementara itu dalam acara yang sama, Direktur Utama PT Geo Dipa Energi Yudistian Yunis mengungkapkan pihaknya telah menerbitkan buku Drillling tentang Geothermal. Buku ini mengulas terkait hambatan di bidang pengeboran dari kasus Dieng dan Patuha.

Yudistian tidak menampik bahwa mencari ahli pengeboran baik di sektor Geothermal dan minyak dan bumi (migas) tidak mudah.
“Butuh effort yang sangat besar. Apalagi di tengah isu transisi energi, di mana pemerintah berkeinginan untuk mengganti energi fosil menjadi energi non fosil. Dan Geothermal menjadi salah satu andalan energi alternatifnya,” kata Yudistian. Oleh sebab itu, lanjutnya, dirinya sangat mengapresiasi diselenggarakannya JDS
Scholarship Batch V ini, yang memberi edukasi dan pelatihan tentang drilling yang berpotensi melahirkan Drilling Engineer.
Acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh terkemuka dari industri minyak, gas, dan geothermal, di antaranya Yudistian Yunis, Direktur Utama PT. Geo Dipa Energi (Persero), serta jajaran General Manager dari berbagai perusahaan energi yang telah mendukung JDS sejak awal pendiriannya.
Pada momen ini, JDS memberikan penghargaan kepada dua lulusan terbaik dari Batch 5, yakni Natalia Hariani dari Kris Energy dan Adam Ramadhan Priatna dari Medco E&P Indonesia. Para lulusan ini kini siap bergabung dengan tenaga kerja di sektor energi, mengaplikasikan keahlian mereka baik di lapangan maupun dalam sektor energi yang lebih luas.
Selain itu, Redha Bhawika Putra, Sekretaris Jenderal JDS, mengumumkan bahwa ke depannya JDS akan berevolusi menjadi Jakarta Energy Society (JES). JES akan menjadi payung dari berbagai organisasi baru seperti Jakarta Geothermal Society, Jakarta Carbon Capture Society, dan Jakarta Hydrogen Society, memperluas cakupan kegiatan dan kontribusi di sektor energi.
Ridha Rossy Pusparini, Ketua Panitia Acara, mengungkapkan rasa syukurnya dapat menjadi bagian dari program beasiswa JDS yang hanya diikuti oleh 87 peserta terpilih dari 850 pendaftar. Ia berharap agar di tahun mendatang, JDS dapat menjangkau lebih banyak peserta, termasuk dari luar Jawa, demi pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia.
Sebagai informasi, JDS sejak tahun 2018 konsisten menjadi organisasi non-profit di sektor energi, telah meneguhkan perannya dalam menyediakan pendidikan pengeboran minyak, gas, dan geothermal secara gratis dan menyeluruh.













































































