Jakarta, Energindo.co.id – Dua bom peninggalan Perang Dunia II berhasil dijinakkan oleh Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku. Keberadaan bom aktif tersebut terletak di kawasan Blok Masela,
Kelurahan Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar pada Sabtu (19/9/2026).
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengapresiasi keberhasilan Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Maluku. “Alhamdulilah, tim Gegana Polri yang sedang bekerja membersihkan sisa- sisa bom Militer Jepang saat perang dunia ke II berhasil ditemukan,” kata Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto pada Energindo.co.id Minggu (20/9/2026) pukul 11.36 WIB.
Temuan bahan peledak tersebut kemudian
dijinakkan. “Keberadaannya terdapat di jalur yang akan dibangun proyek LNG Masela. Hari Minggu ini (20/9/2026) ke 2 bom berhasil dimusnahkan,” ungkap Djoksis.
Dua buah bom aktif yang dimusnahkan tersebut ditemukan saat tim Gegana bersama para pekerja proyek melakukan penyisiran pertama di area PT Inpex pada 7 September 2026 dan bom kedua ditemukan pada 16 September 2026.
Sementara itu, Karo Operasional Polda Maluku Kombes Pol Monang Marudu Zonir Simanjuntak mengatakan, pemusnahan dua buah bom aktif peninggalan Perang Dunia II tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan keselamatan di kawasan pembangunan strategis nasional.
Polri memastikan setiap potensi ancaman terhadap keselamatan dapat dideteksi dan ditangani secara cepat, tepat dan profesional. Termasuk temuan UXO di kawasan Blok Masela ini, yang harus ditangani secara khusus agar tidak membahayakan pekerja, masyarakat maupun aktivitas pembangunan,” katanya kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).






































































