• Latest
Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Oktober 22, 2026
Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Oktober 22, 2026
Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

Oktober 22, 2026
Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

Oktober 22, 2026
Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Oktober 21, 2026
KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

Oktober 21, 2026
Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

Oktober 21, 2026
Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

Oktober 21, 2026
Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

Oktober 21, 2026
FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

Oktober 20, 2026
FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

Oktober 20, 2026
Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

Oktober 20, 2026
Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

Oktober 20, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Kamis, 22 Oktober, 2026
Energindo
Advertisement
  • Migas
    Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

    Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

    Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

    Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

    Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

    Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

    Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

    Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

    FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

    FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

    FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

    FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

    Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

    Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

    Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

    Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

    Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

    Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

  • Mineral dan Batubara
    Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

    Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    Akademisi UGM: Jangan Sampai Masyarakat Plesetkan PLN jadi Perusahaan Lilin Negara

    Akademisi: Pengangkatan Menko Bahlil Berpotensi Pemborosan

    Senyum Simpul Mas Bahlil Ganteng Ketika PNBP Kementerian ESDM di Atas Target

    Tugas Baru Menko Bahlil Dongkrak Nilai Tambah SDA dan Swasembada Energi

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Kawal RUU Migas, Waspadai Konflik Kepentingan dalam Pembentukan BUK

    Indonesia Siap Menjadi Data Center Energi Dunia

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    Jalan Terjal Hilirisasi ANTAM di Tengah Meroketnya Laba

    Jalan Terjal Hilirisasi ANTAM di Tengah Meroketnya Laba

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

  • EBT
    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    Yuk! Belajar Nuklir Lewat COGI Virtual Reality

    Yuk! Belajar Nuklir Lewat COGI Virtual Reality

    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

  • CSR
    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    PDC Gelar Donor Darah di Tengah Peringatan HUT ke-45

    PDC Gelar Donor Darah di Tengah Peringatan HUT ke-45

    Memanfaatkan Teknologi Water Solar Treatment sebagai Media Budidaya Ikan di Papua

    Memanfaatkan Teknologi Water Solar Treatment sebagai Media Budidaya Ikan di Papua

    Mengulik Lebih Dekat Program Tempesantren dan Operasi Dapur FLS

    Mengulik Lebih Dekat Program Tempesantren dan Operasi Dapur FLS

  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

    Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

    Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

    Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

    MUI dan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    MUI dan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    Inside the Racing Line: Menelisik Persiapan Luca Marini dan Tim di Balik Performa MotoGP™

    Inside the Racing Line: Menelisik Persiapan Luca Marini dan Tim di Balik Performa MotoGP™

    Memadupadankan Dua Kekuatan Manusia: Antara Pikiran dan Kata-kata

    Memadupadankan Dua Kekuatan Manusia: Antara Pikiran dan Kata-kata

    Ironi OTT Dugaan Korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Ironi OTT Dugaan Korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Menakar Janji Kapolri Suyudi: Menghapus Stigma No viral, No Justice!

    Menakar Janji Kapolri Suyudi: Menghapus Stigma No viral, No Justice!

    Limbah Pelepah Sawit Disulap jadi Pendeteksi Mikroplastik

    Limbah Pelepah Sawit Disulap jadi Pendeteksi Mikroplastik

  • Publikasi
No Result
View All Result
  • Migas
    Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

    Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

    Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

    Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

    Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

    Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

    Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

    Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

    FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

    FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

    FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

    FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

    Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

    Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

    Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

    Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

    Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

    Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

  • Mineral dan Batubara
    Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

    Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    Akademisi UGM: Jangan Sampai Masyarakat Plesetkan PLN jadi Perusahaan Lilin Negara

    Akademisi: Pengangkatan Menko Bahlil Berpotensi Pemborosan

    Senyum Simpul Mas Bahlil Ganteng Ketika PNBP Kementerian ESDM di Atas Target

    Tugas Baru Menko Bahlil Dongkrak Nilai Tambah SDA dan Swasembada Energi

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Kawal RUU Migas, Waspadai Konflik Kepentingan dalam Pembentukan BUK

    Indonesia Siap Menjadi Data Center Energi Dunia

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    Jalan Terjal Hilirisasi ANTAM di Tengah Meroketnya Laba

    Jalan Terjal Hilirisasi ANTAM di Tengah Meroketnya Laba

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

  • EBT
    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    Yuk! Belajar Nuklir Lewat COGI Virtual Reality

    Yuk! Belajar Nuklir Lewat COGI Virtual Reality

    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

  • CSR
    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    PDC Gelar Donor Darah di Tengah Peringatan HUT ke-45

    PDC Gelar Donor Darah di Tengah Peringatan HUT ke-45

    Memanfaatkan Teknologi Water Solar Treatment sebagai Media Budidaya Ikan di Papua

    Memanfaatkan Teknologi Water Solar Treatment sebagai Media Budidaya Ikan di Papua

    Mengulik Lebih Dekat Program Tempesantren dan Operasi Dapur FLS

    Mengulik Lebih Dekat Program Tempesantren dan Operasi Dapur FLS

  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

    Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

    Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

    Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

    MUI dan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    MUI dan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    Inside the Racing Line: Menelisik Persiapan Luca Marini dan Tim di Balik Performa MotoGP™

    Inside the Racing Line: Menelisik Persiapan Luca Marini dan Tim di Balik Performa MotoGP™

    Memadupadankan Dua Kekuatan Manusia: Antara Pikiran dan Kata-kata

    Memadupadankan Dua Kekuatan Manusia: Antara Pikiran dan Kata-kata

    Ironi OTT Dugaan Korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Ironi OTT Dugaan Korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Menakar Janji Kapolri Suyudi: Menghapus Stigma No viral, No Justice!

    Menakar Janji Kapolri Suyudi: Menghapus Stigma No viral, No Justice!

    Limbah Pelepah Sawit Disulap jadi Pendeteksi Mikroplastik

    Limbah Pelepah Sawit Disulap jadi Pendeteksi Mikroplastik

  • Publikasi
No Result
View All Result
Energindo
No Result
View All Result
Home Migas

Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Oleh: Maul Afril, Pemerhati Sosial dan Kebangsaan

Sofyan Badrie by Sofyan Badrie
Oktober 22, 2026
in Migas
0 0
Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan
0
SHARES
0
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

Bagaimana hukumnya jika seseorang sampai terpaksa mempertimbangkan menjamak salat karena terlalu lama mmengantre Bahan Bakar Minyak (BBM)? Ia datang ke SPBU bukan untuk bersenang-senang, melainkan untuk mendapatkan bahan bakar agar bisa bekerja dan membawa pulang penghasilan. Namun, antrean tak kunjung bergerak, waktu shalat tiba, dan pekerjaannya terancam terbengkalai. Apakah ini semata-mata persoalan kedisiplinan individu, atau justru pertanda bahwa ada yang keliru dalam tata kelola kebutuhan dasar rakyat?

Secara fikih, antrean panjang tidak otomatis membolehkan seseorang menjamak salat. Namun, ketika kesulitan memperoleh BBM sampai mengganggu pekerjaan, waktu, dan ketenangan beribadah, persoalannya layak menjadi bahan evaluasi serius bagi negara. Rakyat seharusnya tidak dipaksa menanggung akibat dari kebijakan yang gagal menjamin ketersediaan barang yang mereka butuhkan untuk mencari nafkah.

Di sinilah strategi subsidi BBM perlu dikritik secara mendasar. Pemerintah tidak boleh mengukur keberhasilan subsidi hanya dari murahnya harga di papan SPBU. Harga murah tidak berarti rakyat telah menikmati subsidi jika mereka tetap harus mengantre berjam-jam, kehilangan penghasilan, atau terpaksa membeli BBM dari jalur tidak resmi dengan harga lebih tinggi.

Subsidi yang tidak menjamin akses bukanlah perlindungan yang utuh. Ia hanya menciptakan kesan bahwa negara telah membantu, sementara sebagian biaya sebenarnya dipindahkan kepada rakyat dalam bentuk waktu yang terbuang, pekerjaan yang tertunda, dan ketidakpastian hidup.

Negara mensubsidi harga, tetapi siapa yang menikmati manfaatnya?

Persoalan pertama adalah kekeliruan ketika harga murah dijadikan tujuan utama, bukan instrumen untuk melindungi masyarakat.

Ketika BBM dijual di bawah harga keekonomian melalui subsidi atau kompensasi pemerintah, manfaatnya secara nominal memang dinikmati oleh pembeli yang memperoleh BBM dengan harga tersebut. Namun, manfaat itu tidak otomatis paling besar diterima oleh kelompok yang paling membutuhkan. Orang yang mampu membeli lebih banyak dapat menikmati potongan harga lebih besar dalam nilai rupiah. Sementara itu, warga yang datang terlambat, tinggal jauh dari SPBU, memiliki keterbatasan akses, atau tidak sanggup meninggalkan pekerjaannya untuk mengantre bisa gagal menikmati manfaat yang sama.

Di sinilah paradoksnya: negara mengeluarkan uang untuk membuat BBM terjangkau, tetapi akses terhadap BBM murah justru dapat ditentukan oleh siapa yang memiliki waktu, kendaraan, jaringan, informasi, atau kemampuan menunggu.

Bahkan, ketika selisih antara harga subsidi dan harga di pasar ilegal cukup besar, muncul insentif untuk membeli bukan berdasarkan kebutuhan, melainkan demi keuntungan dari penjualan kembali. Subsidi yang semestinya melindungi konsumsi produktif akhirnya dapat menciptakan peluang rente bagi pihak yang mampu menyiasati distribusi.

Ini bukan berarti setiap subsidi harga pasti salah. Subsidi harga dapat menjadi instrumen perlindungan yang efektif apabila pasokan memadai, distribusi terkendali, dan penerimanya sesuai sasaran. Masalahnya muncul ketika pemerintah mempertahankan harga murah tanpa mampu mengendalikan siapa yang mengakses barang, berapa banyak yang dibeli, dan ke mana barang itu akhirnya mengalir.

Jika negara hanya mengawasi harga, tetapi gagal mengawasi distribusi, yang dilindungi bisa jadi bukan rakyat yang membutuhkan, melainkan siapa pun yang paling lihai merebut akses.

Kelangkaan adalah pajak tersembunyi bagi rakyat kecil

Ketika BBM murah menjadi langka, rakyat sebenarnya membayar biaya tambahan yang tidak tercantum pada papan harga SPBU.

Pengemudi ojek membayar dengan kehilangan waktu mencari penumpang. Nelayan membayar dengan tertundanya keberangkatan melaut. Petani membayar ketika pekerjaan di lahan harus menunggu bahan bakar. Pedagang membayar ketika pengiriman barang terlambat. Semua menanggung biaya kesempatan yang sama: waktu yang semestinya menghasilkan pendapatan justru habis untuk mengakses BBM.

Inilah semacam pajak tersembunyi akibat kelangkaan. Bukan pajak resmi yang masuk ke kas negara, melainkan beban ekonomi yang dibayar langsung oleh masyarakat melalui produktivitas yang hilang.

Ironisnya, beban ini justru dapat lebih berat bagi kelompok berpenghasilan rendah. Orang yang memiliki banyak uang mungkin bisa membeli BBM dari pemasok alternatif atau membayar biaya tambahan. Sebaliknya, pekerja harian yang bergantung pada setiap jam kerja tidak memiliki kemewahan yang sama.

Akibatnya, subsidi yang dimaksudkan untuk meringankan beban rakyat dapat menghasilkan ketidakadilan baru. Harga nominal memang ditekan, tetapi biaya riil untuk memperoleh barang justru meningkat.

Maka, pertanyaan yang seharusnya diajukan pemerintah bukan sekadar, “Berapa harga BBM yang bisa kita pertahankan?” Pertanyaan yang lebih penting adalah, “Berapa besar biaya ekonomi yang harus ditanggung rakyat untuk mendapatkan BBM tersebut?”

Jika harga murah hanya bisa dinikmati setelah mengantre berjam-jam, maka harga di papan SPBU bukanlah gambaran utuh tentang keterjangkauan.

Tangki siluman bukan akar tunggal persoalan

Penertiban motor bertangki modifikasi atau tangki siluman merupakan langkah yang sah apabila dilakukan berdasarkan bukti dan ketentuan hukum. Modifikasi yang digunakan untuk menimbun, menyalahgunakan alokasi BBM bersubsidi, atau menjalankan perdagangan ilegal memang harus ditindak.

Namun, pemerintah perlu berhati-hati agar penertiban tidak berubah menjadi jalan pintas untuk menutupi kegagalan sistem distribusi.

Tangki modifikasi yang digunakan untuk penimbunan bukan persoalan yang sama dengan kendaraan kerja yang membutuhkan kapasitas bahan bakar sesuai kebutuhan operasionalnya. Tidak setiap tangki modifikasi otomatis membuktikan tindak pidana. Penindakan harus mempertimbangkan perbuatan, tujuan penggunaan, bukti penyalahgunaan, serta ketentuan hukum yang berlaku.

Lebih penting lagi, penangkapan pengendara di lapangan tidak cukup jika rantai keuntungan di belakangnya tidak disentuh. Siapa yang memasok BBM? Siapa yang menampungnya? Siapa yang membiayai pembelian berulang? Siapa yang menikmati keuntungan dari penjualan kembali? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang seharusnya membawa penegakan hukum menuju aktor utama, bukan berhenti pada orang yang paling mudah ditemukan.

Penertiban kendaraan memang dapat menutup salah satu celah kebocoran. Tetapi jika pasokan tetap tidak pasti, kuota tidak sesuai kebutuhan, dan distribusi tidak transparan, celah lain akan selalu terbuka.

Razia bisa menghentikan satu modus, tetapi hanya perbaikan tata kelola yang dapat mengurangi insentif untuk terus mencari modus baru.

Negara harus tegas terhadap penimbun dan mafia BBM, tetapi tidak boleh menjadikan nelayan, petani, pengemudi ojek, dan pedagang kecil sebagai sasaran yang mudah hanya karena mereka terlihat di garis depan antrean.

Murah tetapi langka atau mahal tetapi tersedia?

Dalam perdebatan publik, sering muncul pilihan antara mempertahankan BBM murah yang sulit diperoleh dan menaikkan harga—misalnya solar menjadi Rp10.000 per liter—dengan harapan pasokan lebih terjamin.

Perdebatan semacam ini sebenarnya terlalu menyederhanakan persoalan. Harga yang lebih tinggi tidak otomatis menjamin stok tersedia. Ketersediaan tetap bergantung pada pasokan, kapasitas distribusi, logistik, dan pengawasan. Sebaliknya, harga murah juga tidak harus berakhir dengan kelangkaan jika kebijakan pasokan dan distribusinya dirancang dengan baik.

Namun, apabila masyarakat terus dipaksa memilih di antara dua keadaan buruk, kita perlu jujur menilai biaya masing-masing.

BBM murah tetapi langka menimbulkan biaya antrean, kehilangan produktivitas, dan peluang perdagangan ilegal. Solar seharga Rp10.000 per liter dengan stok yang konsisten dapat mengurangi ketidakpastian waktu dan membantu kelancaran usaha. Akan tetapi, tanpa kompensasi, kenaikan harga itu dapat menghantam kelompok miskin, meningkatkan ongkos angkutan, dan mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok.

Karena itu, kenaikan harga bukan obat mujarab. Ia hanya mungkin menjadi bagian dari solusi jika didahului perhitungan dampak, jaminan pasokan, dan perlindungan yang memadai bagi kelompok rentan.

Yang patut dikritik adalah kecenderungan menjadikan harga murah sebagai bukti keberpihakan, seolah-olah mempertahankan angka pada papan SPBU sudah cukup untuk menyelesaikan persoalan. Padahal, keberpihakan seharusnya dinilai dari hasil yang diterima rakyat, bukan semata-mata dari besarnya subsidi yang diumumkan pemerintah.

Ubah strategi: dari subsidi komoditas menuju perlindungan penerima

Jika tujuan subsidi adalah melindungi masyarakat yang membutuhkan, pemerintah perlu berani mengevaluasi apakah subsidi harga yang berlaku sudah menjadi instrumen paling tepat untuk setiap kelompok pengguna.

Salah satu pilihan adalah memperkuat subsidi berbasis penerima, baik melalui bantuan langsung maupun kuota BBM terdaftar. Namun, skema ini harus dirancang secara hati-hati. Pendataan harus akurat, aksesnya mudah, mekanisme pengaduan tersedia, dan warga yang belum tercatat tidak boleh kehilangan akses terhadap kebutuhan mendesak hanya karena persoalan administrasi.

Untuk kelompok produktif tertentu, seperti nelayan dan petani, kuota perlu mempertimbangkan kebutuhan operasional yang nyata dan dapat diverifikasi. Untuk rumah tangga rentan, bantuan harus cukup berarti untuk melindungi daya beli. Sementara itu, pengawasan digital dapat digunakan untuk mendeteksi pembelian berulang yang tidak wajar, tanpa menjadikan teknologi sebagai penghalang bagi masyarakat yang akses digitalnya terbatas.

Pemerintah juga harus menghitung secara terbuka biaya setiap pilihan: berapa anggaran yang dikeluarkan, siapa yang menerima manfaat, berapa kebocoran yang berhasil dicegah, berapa lama rata-rata antrean, serta berapa besar biaya administrasi dan pengawasan yang timbul.

Tanpa ukuran yang jelas, reformasi subsidi hanya akan menjadi pergantian istilah: dari subsidi harga menjadi subsidi tepat sasaran, tetapi masalah lama tetap bertahan.

Dan ada satu hal yang tidak boleh dilupakan: subsidi langsung tidak boleh dijadikan alasan untuk melepas tanggung jawab negara atas ketersediaan barang. Bantuan uang tidak banyak berarti jika BBM tetap tidak tersedia atau hanya bisa diperoleh melalui antrean yang tidak masuk akal.

Harga, pasokan, akses, dan perlindungan sosial harus berjalan bersama.

Jangan jadikan kelangkaan sebagai sumber kekuasaan

Kelangkaan bukan hanya persoalan ekonomi. Ia juga dapat mengubah hubungan kekuasaan di tingkat paling bawah.

Ketika barang terbatas dan antrean panjang, pihak yang mengendalikan akses memperoleh posisi tawar. Dalam kondisi tertentu, pengaturan giliran dapat menjadi sumber transaksi tidak resmi atau pungutan liar. Petugas pompa dan marshal pun bisa berada di tengah tekanan konsumen, aturan distribusi, serta peluang penyimpangan.

Kita tidak boleh menggeneralisasi bahwa semua petugas menyalahgunakan kewenangan. Namun, sistem yang membiarkan akses menjadi langka, tidak transparan, dan bergantung pada diskresi individu memang menciptakan risiko penyalahgunaan.

Karena itu, pembenahan tidak cukup dengan mengancam petugas di lapangan. Prosedur antrean harus transparan, aturan pembelian harus jelas, beban kerja tambahan harus dibayar secara resmi, dan pengaduan masyarakat harus ditindaklanjuti. Jika terjadi pungli, pelakunya harus diperiksa berdasarkan bukti. Jika masalahnya adalah kekurangan personel atau sistem antrean yang buruk, penyelenggara harus memperbaikinya.

Negara tidak seharusnya membiarkan kelangkaan menciptakan kekuasaan informal yang menentukan siapa bisa membeli, siapa harus menunggu, dan siapa terpaksa membayar lebih.

Subsidi harus membebaskan rakyat, bukan menyandera mereka

Pada akhirnya, strategi subsidi BBM harus dinilai berdasarkan satu pertanyaan mendasar: apakah kebijakan itu sungguh-sungguh membuat hidup rakyat lebih terjangkau dan produktif?

Jika harga murah disertai antrean panjang, kehilangan pendapatan, dan kebocoran kepada penimbun, kebijakan itu perlu dikoreksi. Jika harga dinaikkan tanpa perlindungan, rakyat miskin kembali menjadi pihak yang menanggung biaya. Tidak ada alasan untuk menganggap salah satu dari dua kegagalan tersebut sebagai keberhasilan.

Negara perlu menghentikan cara berpikir yang menganggap subsidi identik dengan harga serendah mungkin. Subsidi adalah instrumen fiskal yang harus menghasilkan manfaat sosial terukur. Ia harus melindungi daya beli, menjaga kegiatan produktif, mencegah penyalahgunaan, dan memastikan akses yang adil.

Karena itu, penertiban tangki siluman harus berjalan bersama reformasi distribusi. Penindakan terhadap mafia harus diiringi perlindungan bagi konsumen kecil. Pengendalian harga harus disertai jaminan pasokan. Jika harga perlu disesuaikan, kompensasi harus dirancang sebelum beban baru jatuh kepada masyarakat.

Dan jika antrean BBM sampai membuat seseorang cemas akan waktu salatnya, negara seharusnya membaca keadaan itu sebagai peringatan, bukan sekadar gangguan operasional.

Rakyat tidak meminta subsidi untuk dijadikan alat politik atau angka keberhasilan di atas kertas. Mereka membutuhkan bahan bakar agar dapat bekerja, menjalankan usaha, memenuhi kebutuhan keluarga, dan beribadah dengan tenang.

Subsidi yang baik bukan subsidi yang sekadar membuat harga terlihat murah. Subsidi yang baik adalah subsidi yang manfaatnya sampai kepada orang yang berhak, barangnya benar-benar tersedia, dan pelaksanaannya tidak menciptakan ketidakadilan baru.

Sebab, ketika rakyat harus membayar dengan waktu, penghasilan, dan ketenangan hidup untuk memperoleh barang yang katanya telah disubsidi, negara perlu berani mengakui bahwa persoalannya bukan hanya kebocoran subsidi. Persoalannya juga terletak pada strategi subsidi yang belum berhasil memastikan siapa yang dilindungi, bagaimana perlindungan diberikan, dan apakah manfaatnya benar-benar sampai kepada rakyat.

Jangan sampai negara begitu sibuk menjaga BBM tetap murah, tetapi lupa memastikan rakyat mampu mendapatkannya.

Tags: bahan bakar minyak (BBM).kelangkaan BBMSPBUsubsidi BBM
Previous Post

Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Sofyan Badrie

Sofyan Badrie

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Badan Dipenjara, Karya ke Mancanegara

Badan Dipenjara, Karya ke Mancanegara

Agustus 26, 2026
Tectona Mitra Utama Memperkuat Industri Berkelanjutan Melalui Solusi EPC Inovatif

Tectona Mitra Utama Memperkuat Industri Berkelanjutan Melalui Solusi EPC Inovatif

Januari 22, 2025
Dari Rahim Pesantren, Hembusan Angin Bisa Menjadi Asisten Petani

Dari Rahim Pesantren, Hembusan Angin Bisa Menjadi Asisten Petani

September 22, 2026
Booth PHE Sabet Penghargaan Terfavorit di IPA Convex 2025

Booth PHE Sabet Penghargaan Terfavorit di IPA Convex 2025

Mei 23, 2025
Kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah ke SKK Migas

Kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah ke SKK Migas

0
SKK Migas Pastikan Pasokan Gas Bumi untuk Pasar Domestik Terpenuhi

SKK Migas Pastikan Pasokan Gas Bumi untuk Pasar Domestik Terpenuhi

0
IPA CONVEX 2024, Industri Hulu Migas Sepakat Prioritaskan Kolaborasi untuk Mengejar Target Produksi Migas dan Dekarbonisasi

IPA CONVEX 2024, Industri Hulu Migas Sepakat Prioritaskan Kolaborasi untuk Mengejar Target Produksi Migas dan Dekarbonisasi

0
IPA Convex 2024 Tekankan Ketahanan Energi Jadi Fokus Utama Industri Hulu Migas

IPA Convex 2024 Tekankan Ketahanan Energi Jadi Fokus Utama Industri Hulu Migas

0
Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Oktober 22, 2026
Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Oktober 22, 2026
Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

Oktober 22, 2026
Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

Oktober 22, 2026

Recent News

Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Oktober 22, 2026
Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Oktober 22, 2026
Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

Peresmian Penerimaan Gas JNE#6 dan Faailitas Produksi Lapangan Maha – South Hub

Oktober 22, 2026
Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

Bos SKK Migas: Produksi Sumur BNG-084 Milik PHR Zona 4 Tembus 475.2 BOPD dan 10.6 MMSCFD

Oktober 22, 2026

Energindo TV

https://youtu.be/5vY3mJbWI7Y
Energindo

Jl. Jatijajar Naterman RT.003/RW/003 No. 127
Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos,
Depok, Jawa Barat, Kode Pos 16466
Email : surauku@gmail.com
Telp : 0817-9915-126

Follow Us

Browse by Category

  • Air
  • Angin
  • Biomassa
  • CSR
  • EBT
  • Etanol
  • Geothermal
  • Hydrogen
  • Kelistrikan
  • Migas
  • Mineral dan Batubara
  • News
  • Publikasi
  • Ragam
  • Surya

Recent News

Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Subsidi BBM yang Salah Arah: Negara Menjaga Harga, Rakyat Membayar Kelangkaan

Oktober 22, 2026
Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Renault Trucks Luncurkan Armada BATIK untuk Pertambangan di Indonesia

Oktober 22, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi

© 2024 Energindo.co.id - Energi Indonesia | - Develop By Dharmawan

No Result
View All Result
  • Migas
  • Mineral dan Batubara
  • EBT
    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
  • CSR
  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
  • Publikasi

© 2024 Energindo.co.id - Energi Indonesia | - Develop By Dharmawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

ADVERTISEMENT