Jakarta, 18 April 2026 – “Berbeda dengan isu Work From Home (WFH) yang kontroversial, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM pada April 2026 mendapatkan apresiasi luas,” demikian ungkap Manajer News Data Analytics Binokular (Newstensity) Nicko Mardiansyah menyebut.
Masyarakat sempat dihebohkan oleh kabar bahwa akan ada penyesuaian harga BBM per 1 April. Isu ini menyebabkan kepanikan dan antrean panjang di sejumlah SPBU. Namun, setelah pemerintah secara resmi mengumumkan bahwa harga BBM subsidi dan non-subsidi tertentu ditahan, warganet berbondong-bondong menyatakan lega dan berterima kasih.
Sentimen positif terhadap ketidaknaikan harga BBM ini tercatat sebagai salah satu yang tertinggi dalam periode monitoring, meskipun secara keseluruhan sentimen positif hanya 14 persen. Beberapa warganet masih menyisakan rasa waswas, terutama terhadap kemungkinan kenaikan harga BBM non-subsidi dalam pekan-pekan berikutnya. Meski demikian, langkah pemerintah menahan harga dinilai sebagai bentuk respons cepat yang positif.

Menurut penelitian media sosial Binokular, dalam periode 31 Maret hingga 12 April 2026, dashboard social media listening Socindex, menjaring sebanyak 137.672 percakapan warganet di berbagai platform (X/Twitter, Facebook, Instagram, Youtube, dan Tiktok) dengan total engagement mencapai 7.360.469. Berdasarkan data yang sama, sentimen publik terhadap kebijakan ini didominasi oleh sikap netral, yaitu sebesar 69 persen, sementara sentimen negatif tercatat 17 persen dan positif 14 persen. Dari segi platform, mayoritas warganet membincangkan kebijakan ini di TikTok dan Instagram, dengan jenis percakapan yang paling banyak berupa komentar pada unggahan.
Menariknya, meskipun perbincangan berlangsung sangat masif, sebagian besar warganet masih berada pada tahap mencari informasi, mengajukan pertanyaan, dan membuat pernyataan observatif. Namun, di balik dominasi netral tersebut, isu tentang Work from Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat muncul sebagai topik paling kontroversial dan paling banyak menyedot perhatian publik.












































































