Jakarta, Energindo.co.id – Pemerintah kini tengah menggalakkan reaktivasi sumur-sumur idle/ field. Upaya ini berhasil menemukan titik terang lewat Wilayah Kerja (WK) Tapah yang tengah dioperasikan. Kabar gembira ini langsung disampaikan oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga diterima Energindo.co.id pada Senin (28/9/2026) pukul 08.55 WIB.
“Alhamdulilah! Kabar baik dari WK Tapah (Ex WK Bangko) yang saat ini dioperasikan oleh KKKS GHJ Tapah, sudah mulai reaktivasi sumur Bangko,” kata Djoko Siswanto.
Pihaknya mentargetkan dapat memproduksi 100 – 300 BOPD, dan mulai dikerjakan/onstream. Hal ini sebenarnya lebih cepat seminggu dari yang direncanakan, Oktober 2026,
Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto menerangkan bahwa lapangan tersebut sebelumnya merupakan lapangan idle. Kendati demikian, ia masih mempunyai 10 sumur yang sudah tidak diproduksikan.
“Lapangan ditinggalkan dan dikembalikan ke Pemerintah oleh Petrochina,” ujar Djoksis.
Karena lapangan tersebut dikembalikan, Pemerintah pun melelangnya. “Alhamdulilah masih ada yang mau untuk ikut lelang, dan menggarapnya,” cetus mantan Dirjen Migas ini sembari sembari memohon support doa sehingga Insya Allah dapat segera diproduksikan,” kata Djoksis.




































































