Jakarta, Energindo.co.id – Terkait insiden runtuhnya rig di salah satu lokasi Duri Field milik Pertamina Hulu Rokan sehingga menyebabkan meninggalnya seorang pekerja mendapat konfirmasi dari Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan, Eviyanti Rofraida. Eviyanti menyampaikan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mengonfirmasi bahwa terjadi insiden di salah satu lokasi Duri Field yang menyebabkan 1 (satu) pegawai PT Arthindo Utama (PT AU) yang merupakan mitra kerja PHR, meninggal dunia.
“PHR menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya pegawai mitra kerja di Duri,” kata .Eviyanti Rofraida. Eviyanti pada Energindo, Selasa malam (25/11/2025).
Menurutnya, penyebab insiden masih dalam penyelidikan dan kami akan investigasi secara intensif dalam insiden ini. “Aktivitas rig di lokasi kejadian telah dihentikan sebagai upaya memastikan keamanan dan keselamatan di lapangan,” katanya.
Dia menambahkan, PHR senantiasa mengupayakan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam operasi di WK Rokan.
Insiden rig PHR ini juga mendapat tanggapan dari mantan praktisi industri hulu minyak dan gas bumi, Aris Aruna. Dia menyarankan agar pihak PHR minta saran kepada pekerja-pekerja migas yang senior dan yang pernah memimpin dimasanya. “Lakukan high level Road Cause Analysis ( RCA),” kata Aris pada Energindo, Selasa malam (25/11/2025). Karena dengan RCA high level dengan menghadirkan orang-orang yang tidak terlibat lansung dalam operasi sangat membantu agar objective pendapat diperoleh sehingga rekomendasi yang diberikan akan tepat sasaran untuk mengisi GAP yang terjadi selama ini.
Tentu insiden ini membuat Aris merasa prihatin. “Ini membuat prihatin bagi para senior pekerja Migas lainnya. Saya percaya PHR Zona Rokan terus telah melakukan perbaikan program keselamatan kerja (Safety Work), namun kecelakaan kerja terjadi kembali. Tentu hal ini membuat semua orang bertanya-tanya kenapa ini terjadi kembali,” ungkap Aris.
Jamak diketahui seorang pekerja tewas akibat kecelakaan kerja di Duri Field wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan (PHR), Kabupaten Bengkalis, Riau, Senin (24/11/2025) kemarin. Korban yang bernama Anggiat Nasib Sianturi (43) itu tewas karena tertimpa rig yang ambruk sekitar pukul 09.45 WIB.
Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan kerja tersebut.
“Anggota melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi-saksi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujar Budi, Selasa (25/11/2025).














































































