• Latest
Pintu Masuk Kehancuran Negara, Tiga Ancaman Sistemik dan Jalan Keluarnya

Pintu Masuk Kehancuran Negara, Tiga Ancaman Sistemik dan Jalan Keluarnya

September 4, 2026
Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Oktober 21, 2026
KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

Oktober 21, 2026
Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

Oktober 21, 2026
Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

Oktober 21, 2026
Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

Oktober 21, 2026
FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

Oktober 20, 2026
FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

Oktober 20, 2026
Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

Oktober 20, 2026
Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

Oktober 20, 2026
Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

Oktober 19, 2026
Kepala SKK Migas Sebut Dual FEED Proyek Abadi Masela Telah Dituntaskan

Kepala SKK Migas Sebut Dual FEED Proyek Abadi Masela Telah Dituntaskan

Oktober 19, 2026
Paten! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Eksplorasi Manpatu-101 Milik PHM Tembus 16,2 MMscf/d dan Kondensat 655,8 bbl/d

Paten! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Eksplorasi Manpatu-101 Milik PHM Tembus 16,2 MMscf/d dan Kondensat 655,8 bbl/d

Oktober 18, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Kamis, 22 Oktober, 2026
Energindo
Advertisement
  • Migas
    Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

    Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

    FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

    FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

    FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

    FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

    Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

    Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

    Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

    Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

    Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

    Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

    Kepala SKK Migas Sebut Dual FEED Proyek Abadi Masela Telah Dituntaskan

    Kepala SKK Migas Sebut Dual FEED Proyek Abadi Masela Telah Dituntaskan

    Paten! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Eksplorasi Manpatu-101 Milik PHM Tembus 16,2 MMscf/d dan Kondensat 655,8 bbl/d

    Paten! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Eksplorasi Manpatu-101 Milik PHM Tembus 16,2 MMscf/d dan Kondensat 655,8 bbl/d

    PEPC JTB Field Rampungkan Partial Shutdown, Pasokan Gas Kembali Full Capacity 192 MMSCFD

    PEPC JTB Field Rampungkan Partial Shutdown, Pasokan Gas Kembali Full Capacity 192 MMSCFD

  • Mineral dan Batubara
    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    Akademisi UGM: Jangan Sampai Masyarakat Plesetkan PLN jadi Perusahaan Lilin Negara

    Akademisi: Pengangkatan Menko Bahlil Berpotensi Pemborosan

    Senyum Simpul Mas Bahlil Ganteng Ketika PNBP Kementerian ESDM di Atas Target

    Tugas Baru Menko Bahlil Dongkrak Nilai Tambah SDA dan Swasembada Energi

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Kawal RUU Migas, Waspadai Konflik Kepentingan dalam Pembentukan BUK

    Indonesia Siap Menjadi Data Center Energi Dunia

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    Jalan Terjal Hilirisasi ANTAM di Tengah Meroketnya Laba

    Jalan Terjal Hilirisasi ANTAM di Tengah Meroketnya Laba

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hubungkan Equipment, Data, dan Teknologi untuk Mendorong Transformasi Industri

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hubungkan Equipment, Data, dan Teknologi untuk Mendorong Transformasi Industri

  • EBT
    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    Yuk! Belajar Nuklir Lewat COGI Virtual Reality

    Yuk! Belajar Nuklir Lewat COGI Virtual Reality

    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

  • CSR
    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    PDC Gelar Donor Darah di Tengah Peringatan HUT ke-45

    PDC Gelar Donor Darah di Tengah Peringatan HUT ke-45

    Memanfaatkan Teknologi Water Solar Treatment sebagai Media Budidaya Ikan di Papua

    Memanfaatkan Teknologi Water Solar Treatment sebagai Media Budidaya Ikan di Papua

    Mengulik Lebih Dekat Program Tempesantren dan Operasi Dapur FLS

    Mengulik Lebih Dekat Program Tempesantren dan Operasi Dapur FLS

  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

    Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

    Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

    Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

    MUI dan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    MUI dan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    Inside the Racing Line: Menelisik Persiapan Luca Marini dan Tim di Balik Performa MotoGP™

    Inside the Racing Line: Menelisik Persiapan Luca Marini dan Tim di Balik Performa MotoGP™

    Memadupadankan Dua Kekuatan Manusia: Antara Pikiran dan Kata-kata

    Memadupadankan Dua Kekuatan Manusia: Antara Pikiran dan Kata-kata

    Ironi OTT Dugaan Korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Ironi OTT Dugaan Korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Menakar Janji Kapolri Suyudi: Menghapus Stigma No viral, No Justice!

    Menakar Janji Kapolri Suyudi: Menghapus Stigma No viral, No Justice!

    Limbah Pelepah Sawit Disulap jadi Pendeteksi Mikroplastik

    Limbah Pelepah Sawit Disulap jadi Pendeteksi Mikroplastik

  • Publikasi
No Result
View All Result
  • Migas
    Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

    Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

    FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

    FOREK Hulu Migas 2026 Membawa Tiga Agenda Strategis untuk Wujudkan Ketahanan Energi Nasional

    FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

    FSPPB Terus Kawal RUU Migas demi Kedaulatan Energi

    Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

    Paten Kali Bah! Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional

    Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

    Menteri Mas Bahlil Ganteng Kirim Tujuh Kapal ke Bali, Atasi Kelangkaan BBM

    Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

    Produksi Sumur GNK-115 Milik PHR Zona 4 Capai 2.423,29 BOPD dan 1,95 MMSCFD 

    Kepala SKK Migas Sebut Dual FEED Proyek Abadi Masela Telah Dituntaskan

    Kepala SKK Migas Sebut Dual FEED Proyek Abadi Masela Telah Dituntaskan

    Paten! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Eksplorasi Manpatu-101 Milik PHM Tembus 16,2 MMscf/d dan Kondensat 655,8 bbl/d

    Paten! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Eksplorasi Manpatu-101 Milik PHM Tembus 16,2 MMscf/d dan Kondensat 655,8 bbl/d

    PEPC JTB Field Rampungkan Partial Shutdown, Pasokan Gas Kembali Full Capacity 192 MMSCFD

    PEPC JTB Field Rampungkan Partial Shutdown, Pasokan Gas Kembali Full Capacity 192 MMSCFD

  • Mineral dan Batubara
    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    PTBA Sabet Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

    Akademisi UGM: Jangan Sampai Masyarakat Plesetkan PLN jadi Perusahaan Lilin Negara

    Akademisi: Pengangkatan Menko Bahlil Berpotensi Pemborosan

    Senyum Simpul Mas Bahlil Ganteng Ketika PNBP Kementerian ESDM di Atas Target

    Tugas Baru Menko Bahlil Dongkrak Nilai Tambah SDA dan Swasembada Energi

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Mengenang Jasa Chairul Saleh, Menteri Perindutrian Dasar dan Pertambangan Pertama Indonesia

    Kawal RUU Migas, Waspadai Konflik Kepentingan dalam Pembentukan BUK

    Indonesia Siap Menjadi Data Center Energi Dunia

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    Jalan Terjal Hilirisasi ANTAM di Tengah Meroketnya Laba

    Jalan Terjal Hilirisasi ANTAM di Tengah Meroketnya Laba

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hubungkan Equipment, Data, dan Teknologi untuk Mendorong Transformasi Industri

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hubungkan Equipment, Data, dan Teknologi untuk Mendorong Transformasi Industri

  • EBT
    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Kata Mas Bahlil Ganteng Soal Energi Nuklir

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Pirolisis, Ubah Biomassa dan Plastik Jadi Bahan Bakar Alternatif

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Tak Lama lagi Indonesia Bakal Bangun Pusat Inovasi Energi Hijau Internasional

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Pemerintah Dorong Rakyat Jadi Pelaku Bisnis Energi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen, ANTAM Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    MSA Buka Peluang Investasi Pirolisis Sampah Skala Menengah

    Yuk! Belajar Nuklir Lewat COGI Virtual Reality

    Yuk! Belajar Nuklir Lewat COGI Virtual Reality

    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Akhirnya, Orang Nomor Satu di PLN Dicopot

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Pasokan Listrik Sumut Makin Andal Seiring Penggenangan Waduk PLTA Batang Toru

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    Bos SKK Migas Deklarasikan NDC-3 PLN MCTN di Wilayah Rokan Telah Beroperasi Normal

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series 2026 Dorong Kolaborasi untuk Transformasi Industri Berkelanjutan

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    IEE Series Engineering Week 2026 Bawa Sustainability dari Komitmen ke Praktik Operasional Industri

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    Mengulik Partisipasi ABC Multifinance di Event Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    IEE Series – Engineering Week 2026 Hadirkan Delapan Sektor Industri dalam Satu Ekosistem untuk Dorong Transformasi Industri Indonesia

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    Memperkuat Mobilitas Industri Pertambangan, JAC Motors Hadirkan Solusi Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

    IEE Series – Energy Week 2026, Mendesain Infrastruktur Energi di Tengah Perkembangan Teknologi

  • CSR
    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    SPHC Resmikan Pembangunan Gapura Pesarean Eyang Jati Kusumo di Janjang

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    PTBA Pamerkan Tapis, Batik Kujur hingga Songket Silungkang di INACRAFT 2026

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    Tim Security PHM Selamatkan Warga Tenggelam di Perairan Mahakam

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    PetroChina Perkuat Upaya Pemadaman Karhutla di HLG Londerang, Jambi

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Energi Dibalik Bisnis Daun Kelor

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    Dari Produk Samping Jadi Berkah Petani, Sekolah Lapang Bioferdom Antarkan Pertamina EP Donggi Matindok Sabet Indonesian SDGs Award 2026

    PDC Gelar Donor Darah di Tengah Peringatan HUT ke-45

    PDC Gelar Donor Darah di Tengah Peringatan HUT ke-45

    Memanfaatkan Teknologi Water Solar Treatment sebagai Media Budidaya Ikan di Papua

    Memanfaatkan Teknologi Water Solar Treatment sebagai Media Budidaya Ikan di Papua

    Mengulik Lebih Dekat Program Tempesantren dan Operasi Dapur FLS

    Mengulik Lebih Dekat Program Tempesantren dan Operasi Dapur FLS

  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

    Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

    Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

    Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

    Sekali Lagi, Soal LGBT di Indonesia

    MUI dan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    MUI dan Konser Andrea Bocelli di Indonesia

    Inside the Racing Line: Menelisik Persiapan Luca Marini dan Tim di Balik Performa MotoGP™

    Inside the Racing Line: Menelisik Persiapan Luca Marini dan Tim di Balik Performa MotoGP™

    Memadupadankan Dua Kekuatan Manusia: Antara Pikiran dan Kata-kata

    Memadupadankan Dua Kekuatan Manusia: Antara Pikiran dan Kata-kata

    Ironi OTT Dugaan Korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Ironi OTT Dugaan Korupsi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Menakar Janji Kapolri Suyudi: Menghapus Stigma No viral, No Justice!

    Menakar Janji Kapolri Suyudi: Menghapus Stigma No viral, No Justice!

    Limbah Pelepah Sawit Disulap jadi Pendeteksi Mikroplastik

    Limbah Pelepah Sawit Disulap jadi Pendeteksi Mikroplastik

  • Publikasi
No Result
View All Result
Energindo
No Result
View All Result
Home Ragam

Pintu Masuk Kehancuran Negara, Tiga Ancaman Sistemik dan Jalan Keluarnya

Oleh: Maul Afril, Pemerhati Persoalan Kebangsaan

Sofyan Badrie by Sofyan Badrie
September 4, 2026
in Ragam
0 0
Pintu Masuk Kehancuran Negara, Tiga Ancaman Sistemik dan Jalan Keluarnya
0
SHARES
27
VIEWS
FacebookTwitterWhatsapp

“Negara tidak runtuh karena ditembak dari luar; ia runtuh karena dibiarkan membusuk dari dalam.”

Karena ingatlah: kehancuran sebuah negara tidak pernah terjadi dalam sehari; ia selalu diawali dengan pintu-pintu kecil yang dibiarkan terbuka.

Pintu monopoli partai dibiarkan terbuka ketika kita diam saja melihat oposisi dilemahkan. Pintu hukum yang tidak adil dibiarkan terbuka ketika kita menonton koruptor kakap divonis ringan tanpa kemarahan. Pintu pemilu yang curang dibiarkan terbuka ketika kita memilih untuk apatis dan tidak peduli.

Mari kita tutup pintu-pintu itu—satu per satu, dengan tekad yang sama, sebelum terlambat. Karena tidak ada yang akan menyelamatkan bangsa ini kecuali kita sendiri.

Pengantar: Negara Bangsa yang Sedang Diuji

Setiap bangsa yang berdiri di atas fondasi kebersamaan dan cita-cita luhur selalu rentan terhadap penyakit sistemik. Kehancuran sebuah negara tidak pernah datang secara tiba-tiba seperti petir di siang bolong. Ia selalu diawali dengan pintu-pintu kecil yang dibiarkan terbuka—pintu-pintu yang tampak sepele, namun perlahan-lahan menggerogoti fondasi dari dalam.

Sebelum masuk lebih jauh, kita harus menegaskan premis yang tak bisa ditawar: rakyat adalah pemilik suara sah dalam demokrasi elektoral. Partai politik adalah kendaraan legal satu-satunya bagi rakyat untuk mengartikulasikan kedaulatan tersebut. Pemilu melahirkan anggota legislatif yang merupakan representasi rakyat si pemilik suara sah. Ketika tiga pintu kehancuran—monopoli partai, hukum yang tidak adil, dan pemilu yang curang—dibiarkan terbuka, maka yang paling dirugikan adalah rakyat pemilik suara sah itu sendiri. Kedaulatan mereka dirampas, representasi mereka dibajak, dan masa depan mereka digadaikan oleh segelintir elite.

Sejarah telah mengajarkan kita pelajaran yang mahal. Uni Soviet runtuh bukan karena kalah perang, melainkan karena sistem ekonominya membusuk dari dalam. Venezuela hancur bukan karena invasi asing, melainkan karena monopoli kekuasaan yang mematikan kompetisi. Zimbabwe terpuruk bukan karena bencana alam, melainkan karena pemilu yang dicurangi berulang kali dan hukum yang menjadi alat penguasa. Indonesia harus belajar dari pelajaran mahal ini—bukan mengulanginya.

Tiga pintu utama yang kerap menjadi jalan masuk kehancuran sebuah negara bangsa adalah monopoli kekuasaan partai, hukum yang tidak adil dan tidak tegak lurus, serta pemilu yang amburadul dan manipulatif. Ketiganya bukanlah isu terpisah, melainkan rantai sistemik yang saling menguatkan dan pada akhirnya melahirkan kepemimpinan yang busuk serta istana yang dihuni oleh orang-orang yang hanya memikirkan kepentingan pribadi dan golongan.

Namun, tulisan ini bukan sekadar diagnosis pesimistis. Ia adalah panggilan untuk bertindak—sebelum pintu-pintu itu terbuka terlalu lebar dan menelan masa depan bangsa.

Ancaman Pertama: Monopoli Kekuasaan Partai—Matinya Ruang Kritik dan Kompetisi Sehat

Anatomi Monopoli

Monopoli partai adalah awal dari matinya ruang kritik dan kompetisi sehat. Dalam sistem yang memberikan hak istimewa kepada satu partai atau segelintir elite, kaderisasi tidak lagi berbasis kompetensi dan integritas, melainkan kesetiaan buta. Partai menjelma menjadi mesin kekuasaan yang menutup akses bagi suara-suara alternatif. Akibatnya, kebijakan publik tidak lagi mencerminkan kehendak rakyat banyak, melainkan kepentingan oligarki internal.

Di Indonesia, monopoli ini tidak selalu berbentuk partai tunggal seperti era Orde Baru. Ia bisa berbentuk lebih halus namun sama berbahayanya: koalisi gemuk yang menghabiskan ruang oposisi, atau penguasaan seluruh cabang kekuasaan oleh satu kekuatan politik. Ketika parlemen, eksekutif, dan yudikatif dikendalikan oleh kepentingan yang sama, tidak ada mekanisme koreksi yang efektif. Kesalahan tetap dipertahankan, bahkan dilembagakan, karena tidak ada pihak yang berani atau memiliki ruang untuk mengingatkan.

Dampak Sistemik

Ketika partai tunggal atau koalisi dominan mengatur segala lini kehidupan, demokrasi kehilangan denyutnya. Rakyat hanya menjadi penonton dalam panggung politik yang telah diatur skenarionya. Partisipasi politik menjadi formalitas belaka—ritual lima tahunan yang tidak mengubah apa pun.

Lebih jauh, monopoli partai menciptakan ketergantungan politik. Kader-kader partai tidak lagi bertanggung jawab kepada konstituen, melainkan kepada pimpinan partai. Loyalitas kepada rakyat digantikan loyalitas kepada ketua umum. Akibatnya, wakil rakyat di parlemen tidak lagi merepresentasikan rakyat yang memilihnya, melainkan elite partai yang menempatkannya di sana. Ini adalah pengkhianatan paling halus terhadap kedaulatan rakyat—pemilik suara sah yang sesungguhnya.

Data dan Bukti

Indonesia pasca-2024 menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan: koalisi politik yang semakin gemuk, ruang oposisi yang semakin sempit, dan konsentrasi kekuasaan di eksekutif yang semakin besar. Indeks Demokrasi yang dirilis Economist Intelligence Unit (EIU) secara konsisten menempatkan Indonesia dalam kategori “flawed democracy” (demokrasi cacat)—tidak pernah sekali pun mencapai “full democracy” sejak era reformasi dimulai. Ketika oposisi nyaris tidak ada, siapa yang akan mengontrol pemerintah? Ketika parlemen menjadi tukang stempel, siapa yang akan membela rakyat?

Ancaman Kedua: Hukum yang Tidak Adil dan Tidak Tegak Lurus—Hilangnya Ruh Keadilan

Anatomi Ketidakadilan

Hukum yang tidak adil dan tidak tegak lurus adalah pukulan kedua yang menghancurkan kepercayaan publik. Hukum seharusnya menjadi benteng terakhir keadilan, tetapi ketika ia menjadi alat bagi yang berkuasa untuk melegitimasi ksewenang-wenangan, maka negara kehilangan ruhnya.

Ketimpangan perlakuan hukum—di mana pejabat korup luput dari jerat, sementara rakyat kecil dihukum berat untuk pelanggaran sepele—menciptakan perasaan nihilisme hukum. Masyarakat belajar bahwa yang benar bukanlah isi peraturan, melainkan siapa yang memegang kendali. Keadilan menjadi barang dagangan, dan setiap perkara bisa dibeli atau dijual.

Dimensi yang Terlupakan

Ada beberapa dimensi ketidakadilan hukum yang sering luput dari diskusi publik:

1. Ketidakpastian hukum yang menghambat investasi — modal asing dan domestik tidak akan berani masuk ke negara di mana kontrak bisa dibatalkan sepihak dan sengketa bisa dimenangkan oleh yang membayar lebih.
2. Merusak iklim usaha — usaha kecil dan menengah menjadi korban terbesar karena mereka tidak punya akses ke “pintu belakang” untuk memenangkan perkara.
3. Merenggut rasa aman warga negara — ketika warga tidak percaya bahwa hukum akan melindungi mereka, mereka akan mencari “keadilan jalanan”: premanisme, main hakim sendiri, atau apatisme total.
4. Menghancurkan legitimasi negara — negara yang tidak bisa melindungi hak-hak dasar warganya dengan adil adalah negara yang sedang menuju keruntuhan moral dan sosial.

Bukti Empiris di Indonesia

Kasus-kasus yang mencoreng wajah peradilan Indonesia terus berulang: hakim yang tertangkap tangan menerima suap, putusan yang tidak konsisten untuk kasus serupa, vonis ringan untuk koruptor kakap sementara pencuri ayam dihukum berat.

Data Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan bahwa sepanjang 2015–2023, lebih dari 200 terdakwa korupsi divonis bebas di pengadilan tingkat pertama—angka yang menempatkan Indonesia di antara negara dengan tingkat impunitas korupsi tertinggi di Asia Tenggara. Ini bukan sekadar anomali—ini adalah pola sistemik yang menggerogoti kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Ancaman Ketiga: Pemilu yang Amburadul dan Manipulatif—Pengkhianatan terhadap Kedaulatan Rakyat

Anatomi Manipulasi

Pemilu yang amburadul dan manipulatif merupakan puncak dari pengkhianatan terhadap kedaulatan rakyat. Pemilu seharusnya menjadi wahana suci untuk memperbarui mandat kepemimpinan secara damai dan terhormat. Namun, ketika prosesnya dicemari oleh politik uang, kecurangan administrasi, kampanye hitam, dan intervensi birokrasi, maka hasilnya kehilangan legitimasi.

Pemilu yang curang melahirkan pemimpin yang tidak pernah memiliki otoritas moral untuk memerintah. Ia hanya akan menjadi boneka dari para aktor di balik layar yang membiayai kemenangannya. Kedaulatan rakyat—yang seharusnya menjadi fondasi legitimasi—digadaikan kepada segelintir oligarki yang membeli suara rakyat dengan uang tunai.

Survei LIPI pada Pemilu 2019 menemukan bahwa 19 hingga 33 persen pemilih terpapar politik uang—dan angka ini diyakini meningkat pada pemilu-pemilu berikutnya. Bawaslu mencatat ribuan laporan pelanggaran pemilu pada setiap siklus sejak 2004, dengan politik uang selalu menjadi jenis pelanggaran paling dominan.

Korban yang Tidak Terlihat

Rakyat yang merasa hak suaranya dirampas akan kehilangan harapan pada demokrasi; mereka bisa menjadi apatis atau bahkan meledak dalam amarah kolektif. Namun, ada korban lain yang lebih tidak terlihat: partai politik sebagai kendaraan legal rakyat. Partai dipaksa menanggung beban reputasi atas kesalahan yang dilakukan oleh oknum penyelenggara. Partai dituding melakukan kecurangan terstruktur, padahal uang suap mengalir ke rekening pribadi oknum KPU.

Inilah ketidakadilan struktural yang terinstitusionalisasi: rakyat pemilik suara sah dan kendaraan legalnya menjadi korban, sementara oknum penyelenggara yang korup hanya berurusan dengan penjara tanpa ada efek elektoral yang menjatuhkan partai tertentu.

Dampak Jangka Panjang

Pemilu yang tidak kredibel adalah langkah terakhir sebelum kehancuran, karena ia menghancurkan satu-satunya jembatan antara rakyat dan penguasa. Ketika jembatan itu putus, yang tersisa hanyalah jurang ketidakpercayaan—dan jurang itu bisa ditambang oleh siapa pun yang ingin menghancurkan demokrasi.

Sintesis: Tiga Pintu, Satu Mesin Kehancuran

Ketiga pintu ini bukan sekadar faktor risiko yang berdiri sendiri-sendiri. Mereka adalah mesin pencipta kehancuran yang terencana—bukan karena konspirasi tunggal, tetapi karena akumulasi dari kepentingan-kepentingan sempit yang mengabaikan masa depan bangsa.

Lihatlah bagaimana ketiganya saling menguatkan:

1. Monopoli partai melahirkan pemilu yang tidak kompetitif — karena tidak ada alternatif nyata, rakyat memilih dengan putus asa, bukan dengan harapan.
2. Pemilu yang manipulatif melahirkan legislator yang tidak punya integritas — mereka yang menang karena uang, bukan karena program, akan memerintah dengan uang, bukan dengan visi.
3. Legislator yang tidak berintegritas melahirkan hukum yang tidak adil — mereka tidak akan membuat aturan yang membatasi kekuasaan mereka sendiri.
4. Hukum yang tidak adil melindungi monopoli partai — karena tidak ada sanksi tegas, elite partai bebas mempertahankan kekuasaan dengan cara apa pun.

Inilah lingkaran setan yang harus diputus.

Kepemimpinan yang busuk lahir dari sistem yang memungkinkan orang-orang tanpa integritas naik ke puncak. Mereka yang menduduki istana bukan lagi negarawan, melainkan karieris yang melihat kekuasaan sebagai ladang penghasilan dan kehormatan palsu. Mereka tidak memikirkan rakyat yang kelaparan, pendidikan yang tertinggal, atau infrastruktur yang rusak; yang mereka pikirkan hanyalah bagaimana mempertahankan kursi dan memperbesar kekayaan. Dalam situasi demikian, negara kehilangan arah; kebijakan publik menjadi tidak konsisten dan hanya melayani agenda jangka pendek segelintir orang.

Jalan Keluar: Menutup Tiga Pintu, Satu per Satu

Namun, kehancuran bukanlah takdir yang tak terelakkan. Ada jalan perbaikan yang nyata, asalkan ada kemauan politik dan kesadaran kolektif. Berikut adalah peta jalan untuk menutup tiga pintu kehancuran itu :

Jalan Keluar Pertama: Reformasi Hukum yang Radikal dan Menyeluruh

Reformasi hukum harus menjadi prioritas utama: menegakkan independensi peradilan, memberantas praktik suap dalam proses peradilan, dan memastikan bahwa setiap warga negara diperlakukan sama di mata hukum.

Langkah-langkah konkret:

1. Menegakkan independensi peradilan secara absolut — hakim harus dipilih melalui proses yang transparan, diberi masa jabatan yang aman, dan dilindungi dari intervensi eksekutif maupun legislatif.
2. Memberantas praktik suap dalam proses peradilan — dengan sanksi pidana berat bagi hakim, jaksa, dan pengacara yang terlibat, serta perlindungan bagi whistleblower yang melaporkan.
3. Menghapus pasal-pasal karet yang multi-tafsir — hukum harus ditulis ulang dengan bahasa yang presisi dan tidak memberikan ruang bagi penafsiran sewenang-wenang.
4. Membangun lembaga pengawas peradilan yang benar-benar independen — bukan komisi yang diisi oleh mantan hakim yang melindungi sejawatnya, melainkan lembaga yang melibatkan masyarakat sipil dan akademisi hukum.
5. Transparansi putusan secara real-time — setiap putusan harus dipublikasikan daring segera setelah dibacakan, lengkap dengan pertimbangan hukum yang bisa diakses publik.

Tanpa reformasi hukum yang radikal, dua pintu lainnya tidak akan pernah tertutup—karena monopoli partai dan pemilu curang akan selalu dilindungi oleh hukum yang lentur.

Jalan Keluar Kedua: Pemberantasan Korupsi sebagai Perang Total

Pemberantasan korupsi adalah langkah kedua yang tidak bisa ditawar. Korupsi adalah akar dari segala kebusukan sistem. Tanpa pemberantasan korupsi yang tegas dan tanpa pandang bulu, reformasi lainnya akan mandul.

Langkah-langkah konkret:

1. Memperkuat lembaga antikorupsi — bukan hanya dari segi anggaran, tetapi juga kewenangan untuk menuntut, bukan sekadar menyelidiki.
2. Perlindungan saksi dan hakim yang berani — mereka yang berani memproses kasus korupsi besar harus dilindungi dari intimidasi, pemecatan, atau pembunuhan karakter.
3. Transparansi anggaran dan aset pejabat publik — LHKPN harus diverifikasi secara independen, bukan sekadar formalitas yang diisi seadanya.
4. Pendidikan antikorupsi sejak dini — budaya malu korupsi harus dibangun bukan hanya dengan hukuman, tetapi juga dengan keteladanan dari para pemimpin.
5. Sanksi sosial bagi koruptor — nama koruptor harus dipublikasikan secara luas, foto mereka dipajang, dan mereka dilarang menduduki jabatan publik selamanya.

Korupsi bukan sekadar kejahatan—ia adalah pengkhianatan terhadap rakyat pemilik suara sah. Sanksinya harus setara dengan pengkhianatan.

Jalan Keluar Ketiga: Reformasi Sistem Politik dan Kepemiluan

Reformasi sistem politik dan kepemiluan menjadi pilar ketiga. Sistem pemilu harus disederhanakan, diawasi secara ketat, dan melibatkan partisipasi sipil yang luas.

Langkah-langkah konkret:

1. Menyederhanakan sistem pemilu — mengurangi kompleksitas yang membuka celah manipulasi, sambil memperkuat mekanisme verifikasi.
2. Penegakan aturan kampanye yang tegas — larangan politik uang harus disertai sanksi yang membuat pelaku berpikir seribu kali: pencabutan hak politik seumur hidup.
3. Sanksi tegas bagi pelanggar — bukan sekadar sanksi administratif, melainkan pidana yang setara dengan pengkhianatan terhadap demokrasi.
4. Membenahi sistem kepartaian — agar partai benar-benar berfungsi sebagai kendaraan ide dan kaderisasi, bukan sekadar mesin pencari suara.
5. Pendidikan politik bagi pemilih — agar rakyat mampu menilai kandidat berdasarkan rekam jejak dan program, bukan sekadar popularitas atau iming-iming materi.

Solusi teknis untuk pintu ketiga ini telah dibedah secara khusus dalam tulisan kedua dari seri ini: “Menggugat Arsitektur Penyelenggara: Saatnya Kembalikan Mata Rakyat ke Pemilu.” Di sana, konsep Sistem Mata Rantai Digital ditawarkan sebagai jalan keluar konkret—bukan sekadar wacana, melainkan arsitektur kelembagaan yang bisa diimplementasikan.

Penutup: Menutup Pintu Sebelum Terlambat

Pintu masuk kehancuran dapat ditutup jika seluruh elemen bangsa—pemerintah, DPR, lembaga peradilan, pers, dan masyarakat sipil—bersatu dalam tekad untuk memperbaiki sistem, bukan sekadar berganti aktor. Reformasi bukanlah proyek sekali jalan, melainkan proses berkelanjutan yang menuntut kewaspadaan dan partisipasi aktif setiap warga.

Kita tidak boleh menunggu sampai kehancuran benar-benar datang; kita harus bangun sekarang, sebelum pintu-pintu itu terbuka lebar dan menelan masa depan bangsa.

Karena ingatlah: kehancuran sebuah negara tidak pernah terjadi dalam sehari; ia selalu diawali dengan pintu-pintu kecil yang dibiarkan terbuka.

Pintu monopoli partai dibiarkan terbuka ketika kita diam saja melihat oposisi dilemahkan.

Pintu hukum yang tidak adil dibiarkan terbuka ketika kita menonton koruptor kakap divonis ringan tanpa kemarahan.

Pintu pemilu yang curang dibiarkan terbuka ketika kita memilih untuk apatis dan tidak peduli.

Mari kita tutup pintu-pintu itu—satu per satu, dengan tekad yang sama, sebelum terlambat. Karena tidak ada yang akan menyelamatkan bangsa ini kecuali kita sendiri.

“Negara tidak runtuh karena ditembak dari luar; ia runtuh karena dibiarkan membusuk dari dalam.”

Tags: LHKPNUni Soviet runtuhZimbabwe terpuruk
Previous Post

Gerakan Elnusa Mengajar Generasi Muda Tarakan

Next Post

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Sofyan Badrie

Sofyan Badrie

Next Post
Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Infrastruktur Energi

Stay Connected test

  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Badan Dipenjara, Karya ke Mancanegara

Badan Dipenjara, Karya ke Mancanegara

Agustus 26, 2026
Tectona Mitra Utama Memperkuat Industri Berkelanjutan Melalui Solusi EPC Inovatif

Tectona Mitra Utama Memperkuat Industri Berkelanjutan Melalui Solusi EPC Inovatif

Januari 22, 2025
Dari Rahim Pesantren, Hembusan Angin Bisa Menjadi Asisten Petani

Dari Rahim Pesantren, Hembusan Angin Bisa Menjadi Asisten Petani

September 22, 2026
Booth PHE Sabet Penghargaan Terfavorit di IPA Convex 2025

Booth PHE Sabet Penghargaan Terfavorit di IPA Convex 2025

Mei 23, 2025
Kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah ke SKK Migas

Kunjungan Gubernur Sulawesi Tengah ke SKK Migas

0
SKK Migas Pastikan Pasokan Gas Bumi untuk Pasar Domestik Terpenuhi

SKK Migas Pastikan Pasokan Gas Bumi untuk Pasar Domestik Terpenuhi

0
IPA CONVEX 2024, Industri Hulu Migas Sepakat Prioritaskan Kolaborasi untuk Mengejar Target Produksi Migas dan Dekarbonisasi

IPA CONVEX 2024, Industri Hulu Migas Sepakat Prioritaskan Kolaborasi untuk Mengejar Target Produksi Migas dan Dekarbonisasi

0
IPA Convex 2024 Tekankan Ketahanan Energi Jadi Fokus Utama Industri Hulu Migas

IPA Convex 2024 Tekankan Ketahanan Energi Jadi Fokus Utama Industri Hulu Migas

0
Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Oktober 21, 2026
KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

Oktober 21, 2026
Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

Oktober 21, 2026
Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

Oktober 21, 2026

Recent News

Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Oktober 21, 2026
KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

Oktober 21, 2026
Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

Muhammadiyah Menggugat Karhutla yang Terjadi Setiap Tahun. Pemerintah Pusat  Lari dari Tanggungjawab?

Oktober 21, 2026
Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

Good News Drilling! Bos SKK Migas: Produksi Sumur Minas 6C-27A Milik PHR Capai 753 BFPD/602 BOPD

Oktober 21, 2026

Energindo TV

https://youtu.be/5vY3mJbWI7Y
Energindo

Jl. Jatijajar Naterman RT.003/RW/003 No. 127
Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos,
Depok, Jawa Barat, Kode Pos 16466
Email : surauku@gmail.com
Telp : 0817-9915-126

Follow Us

Browse by Category

  • Air
  • Angin
  • Biomassa
  • CSR
  • EBT
  • Etanol
  • Geothermal
  • Hydrogen
  • Kelistrikan
  • Migas
  • Mineral dan Batubara
  • News
  • Publikasi
  • Ragam
  • Surya

Recent News

Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Indonesia Perlu Diversifikasi Energi, Kendaraan Listrik Saja Belum Cukup!

Oktober 21, 2026
KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

KMP Batumandi Milik ASDP Dilalap Si Jago Merah di Penyeberangan Merak

Oktober 21, 2026
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi

© 2024 Energindo.co.id - Energi Indonesia | - Develop By Dharmawan

No Result
View All Result
  • Migas
  • Mineral dan Batubara
  • EBT
    • Geothermal
    • Surya
    • Angin
    • Air
    • Hydrogen
  • Kelistrikan
  • CSR
  • Biomassa
  • Etanol
  • Ragam
  • Publikasi

© 2024 Energindo.co.id - Energi Indonesia | - Develop By Dharmawan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist