Jakarta, Energindo.co.id – Kepala Satuan Kerja Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengapresiasi pengiriman perdana minyak mentah yang dikelola oleh sumur minyak rakyat atau sumur BUMD, koperasi dan UMKM (BKU) di Dusun Klantung, Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng).
“Paten,” tegas Djoko Siswanto pada Energindo.co.id Senin pagi pukul 06.29 WIB (18/5/2026).
Diketahui, pada Minggu (17/5/2026) sumur minyak rakyat yang dikelola oleh Karya Energi Nusantara Oil (KEN Oil) mengirimkan hasil produksinya ke Pertamina Cepu. Volume minyak mencapai 15.000 liter atau setara tiga tangki. Target yang dipatok hingga 25.000 liter per hari.
Kualitas minyak mentah yang dihasilkan cukup baik karena memiliki kandungan air rendah. Kondisi ini membuat sumur di Klantung masih potensial untuk dikelola dalam waktu panjang.
Penanggung jawab lapangan, Ismayulianto mengatakan, pengiriman perdana ini menjadi langkah awal pengelolaan sumur minyak rakyat di wilayah Kendal yang selama ini mulai dikembangkan secara bertahap. Menurutnya, saat ini masih terdapat beberapa titik sumur minyak yang belum dimaksimalkan produksinya. Ke depan, pihak pengelola menargetkan produksi minyak mentah dapat mencapai 25.000 liter per hari untuk dikirim ke Pertamina Cepu.
“Ini baru pengiriman perdana. Masih ada beberapa titik sumur yang belum difungsikan maksimal. Harapannya nanti bisa mencapai target pengiriman hingga 25 ribu liter per hari,” ujarnya.
Sebagai catatan, pengelolaan sumur minyak oleh rakyat, atau sumur BUMD, koperasi dan UMKM ini berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.













































































