Jakarta, Energindo.co.id – Kemacetan arus kendaraan di jalan raya tidak saja bikin bete tapi juga menjadikan mesin sepeda motor panas atau overheat. “Pelumas atau oli Enduro bisa ngademin mesin sepeda motor. Apalagi saya tinggal di Ciledug, yang terkenal macet,” kata Sugeng (38) pada Energindo, Senin siang (5/8/2024) di kawasan Taman Hang Jebat VII, Jakarta Selatan.
Sehari-hari, Sugeng yang berprofesi sebagai driver Ojek Online (Ojol) ini mengaku memilih menggunakan oli Enduro secara rutin karena selain mesin menjadi agak ringan dan bisa mendinginkan (mesin). “Kalau macet, mesin jadi panas. Enduro ngademin mesin,” katanya. Selain itu, olinya wangi dan bikin laju motor enteng.
Sebagai informasi, overheat bisa disebabkan karena oli yang tidak mengalir dengan baik, oli kering karena bocor atau karena kualitas oli sangat buruk. Jika terus dibiarkan, kondisi ini akan menyebabkan as noken, piston, hingga gearbox cepat rusak karena pelumasan yang tidak sesuai. Overheat merupakan tingkat suhu yang melewati batas normal pada komponen mesin.
Menurut Sugeng yang telah memasuki tahun keenam sebagai driver Ojol ini, keberadaan oli sangat penting sebagai penunjang profesinya.
“Lubricants atau pelumas bagi profesi Ojol sangat penting. Apalagi jarak yang harus saya tempuh sehari bisa mencapai lebih dari 120 Kilometer (Km),” katanya. Hal itu untuk menjaga agar spare part tidak cepat aus.
Karena itu, Sugeng rajin mengganti oli motornya 2 kali dalam sebulan. “Per dua minggu oli harus ganti. Saya beli sendiri dan pasang sendiri Enduronya,” ujar Sugeng.
Saat ditanyakan apa kelemahan Enduro, Sugeng sempat tercenung sejenak. Dia berpikir keras. Lalu tercetus; “Kayaknya gak ada!”
Lebih jauh dia juga menuturkan, Enduro itu ekonomis. Walaupun demikian, Sugeng berharap agar pihak Pertamina Lubricants lebih menggencarkan promosi Enduro plus mengedukasi konsumen dan bakal konsumen. Karena tidak setiap orang mengerti dan punya pengetahuan tentang pelumas.
Harga ekonomis ini juga diamini oleh Yuliawati (39), penjaga Toko Antasena. Toko sekaligus bengkel motor yang terletak di Jl Poltangan Pasar Minggu Jakarta Selatan ini menjual produk Pertamina sejak awal berdirinya pada tahun 1996. “Sejak pertama berdiri sudah menjual oli produk Pertamina. Harganya pun ekonomis,” kata Yuliawati pada Energindo, Selasa siang (6/8/2024).

Tidak heran bila Antasena pernah mengalami booming penjualan pelumas produk Pertamina. “Yang booming, saat Presiden SBY (Soesilo Bambang Yudoyono). Enduro sempat terjual hingga lebih dari 30 botol per minggu,” kata Yuliawati.
Saat ini, lanjutnya, penjualan Enduro per-minggu bisa 15 botol. “Enduro lumayan laku dibanding produk oli merek lainnya. Merek lainnya hanya terjual sekitar 10 botol,” katanya. Boleh jadi hal tersebut karena faktor ekonomi global yang agak lesu, turut pula memengaruhi ekonomi dalam negeri.
Kondisi tersebut juga diakui oleh pemilik toko pelumas lain. Ina, pemilik toko Braling di Jl Otista Jakarta Timur, mengakui adanya penurunan penjualan. “Penjualan Enduro saat ini sekitar 10 botol sehari. Kita biasa jual eceran,” kata Ina.
Walaupun demikian, dia menyarankan agar pihak perusahaan (Pertamina Lubricants –red.) tetap menggencarkan iklan. Pasalnya, konsumen bergantung pada gencarnya iklan satu perusahaan oli. “Kalau gencar biasanya pembelinya juga banyak. Bahkan bisa melonjak hingga lebih dari 20 – 30 persen,” papar Ina.
Sementara itu, Benny Setiawan (48), security PT WJK mengutarakan walau Enduro menjadi favorit para driver Ojol, dia berharap Pertamina Lubricants dapat mendorong terbetuknya komunitas motor pengguna Enduro. “Wadah silaturahim. Syukur-syukur bisa melaksanakan bakti sosial, seperti memberi santunan bagi korban banjir,” katanya.
Benny tidak asal usul. Dirinya sudah sejak 3 tahun silam menggunakan oli Enduro.
“Motor saya manual. Terasa sekali saat pake Enduro. Mesin jadi tidak berisik lagi,” katanya. Padahal sebelum pake pelumas lainnya suaranya gemeretak. “Tarikan pertamanya langsung enteng,” tegasnya. Disamping itu, Enduro bisa membersihkan busi. “Sebelumnya, saya ganti busi setiap 6 bulan sekali. Sekarang bisa setahun baru ganti busi,” katanya. Dia juga mengungkapkan, asap motor tidak polutif. “Asap motor tidak bau dan nyaris tidak kelihatan wujud asapnya,” terangnya.

Benny juga mengungkapkan, sejak menggunakan Enduro, dia ke bengkel dua bulan sekali. Sebelumnya, setiap dua pekan sekali harus membawa sepeda motornya ke bengkel.
Singkat kata lanjut Benny, dengan Enduro, selain harga terjangkau juga awet untuk spare part. “Motor saya Suprafit tahun 2021. Sejak pake Enduro, spare part dan mesin motor gak ganti-ganti hingga sekarang,” kata Benny yang sehari-hari ditugaskan di GrabBike Lounge, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Apa yang disampaikan Benny juga diamini oleh Rahmat Sucipto, driver Ojol. Menurut pengakuannya, bermula dari saran rekannya sesama driver Ojol, Rahmat mulai menjajal penggunaan pelumas Enduro. ‘Coba dah Enduro, olinya lebih tahan lama dan kekentalannya beda,’ ujar Rahmat, menirukan ucapan sejawatnya.
Tanpa berpikir panjang, pria yang tinggal di Jl Otista Jakarta Timur ini pun mencoba menggunakan Enduro. “Eh, ternyata benar. Tidak saja mesin dan spare part jadi lebih awet, suara mesin jadi lebih halus, lebih kental, lebih wangi dan lebih tahan lama. Bisa mencapai sebulan. Produk lain hanya tiga mingguan,” kata Rahmat pada Rabu siang (7/8/2024) di Jakarta. Jadi, lebih enak dipakai.
Sebagai driver online, keandalan pelumas mutlak diperlukan. Karena bisa sangat menunjang kelancaran profesinya. “Apalagi kita driver online yang selalu berada di jalanan, oli Enduro sangat dibutuhkan,” cetus Rahmat yang telah menggunakan Enduro sejak dua tahun silam.
Rahmat tidak menampik pernah menggunakan produk pelumas selain Enduro. “Saya pernah pakai oli lain tapi kurang bagus. Mesin jadi agak berat kalau pakai oli selain Enduro. Sejak pakai Enduro saya tidak pernah coba pakai oli merek lainnya,” kata Rahmat seraya mengimbuhkan, “Enduro menjadi bagian dari hidup saya sebagai driver online dan tak berlebihan bila dikatakan Enduro jadi favorit driver Ojol karena tidak sedikit teman-teman sesama driver online gunakan Enduro!”.
Saat ditanyakan, apakah ada keluhan saat menggunakan Enduro, Rahmat menjawab, “Enggak ada, baik-baik saja. Enak aja pake Oli Enduro!” Dia juga menyatakan harga Enduro cukup ekonomis, Rp 45.000 plus pemasangan.
Sebagai catatan, sejak September 2018, Enduro Express (salah satu outlet bengkel khusus roda-dua milik PT Pertamina Lubricants) hadir di GrabBike Lounge Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, melayani mitra pengemudi GrabBike. Di Enduro Express, para mitra pengemudi bisa merasakan langsung pelayanan servis kendaraan roda dua mereka dari Pertamina, termasuk layanan penggantian oli, isi angin atau nitrogren dan pengecekan mesin.
GrabBike Lounge Kebayoran Lama hadir dan menjadi tempat istirahat yang aman dan nyaman bagi mitra pengemudi GrabBike. Kehadiran Enduro Express di GrabBike Lounge sangat membantu mitra pengemudi GrabBike dalam operasional harian mereka, untuk memastikan armada mereka dalam keadaan prima saat melayani pelanggan.
Diketahui, Enduro Express merupakan bengkel khusus roda-dua yang hadir melalui pola kemitraan yang memberikan keuntungan kepada pemilik bengkel atau SPBU dalam bentuk branding bengkel, marketing dan sistem reward dengan program yang sudah terarah oleh Pertamina Lubricants. Kehadiran Enduro Express di Indonesia sejak lebih dari 10 tahun lalu merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina Lubricants untuk mendekatkan produk karya anak bangsa khususnya Enduro dengan konsumen pengendara motor dan memastikan produk pelumas Pertamina dapat memenuhi segala jenis motor dan selalu dapat dijangkau dimanapun.
Pada 4 September 2024, PT Pertamina Lubricants, dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional, hadir dengan program istimewa bertajuk “Ganti Oli Hemat, Kendaraan Semakin Terawat”. Program ini berlangsung mulai 2–8 September 2024 di seluruh outlet Fastron Autoservice dan Enduro Motorservice di Indonesia, dengan menghadirkan potongan harga spesial bagi seluruh pelanggan setia.
Program ini menawarkan berbagai keuntungan menarik bagi pelanggan yakni, potongan harga Rp30.000 untuk pembelian seluruh produk Pertamina Fastron dengan minimal pembelian 3,5 liter untuk mobil dan Potongan Harga Rp5.000 untuk seluruh produk Pertamina Enduro, kecuali Enduro Matic Gear untuk motor.
“Melalui promo ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setia dengan menawarkan solusi perawatan kendaraan yang lebih hemat. Potongan harga ini tidak hanya memudahkan pelanggan untuk menjaga performa kendaraan mereka, tetapi juga menunjukkan komitmen kami dalam menyediakan produk berkualitas terbaik dari Pertamina Fastron dan Enduro untuk setiap kebutuhan kendaraan di Indonesia,” kata Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing PT Pertamina Lubricants.
Mengganti oli secara rutin merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga performa kendaraan. Oli berfungsi sebagai pelumas yang melindungi mesin dari gesekan berlebih, mencegah overheating, dan memperpanjang umur mesin. Dengan pemilihan oli yang tepat, kendaraan akan memiliki performa yang optimal dan masa pakai yang lebih panjang.
Untuk kendaran 2 Wheel Drive, Pertamina Enduro adalah pilihan ideal untuk motor, terutama bagi mereka yang menempuh perjalanan panjang atau berkendara sehari-hari. Enduro memiliki berbagai varian seperti Enduro 4T Racing untuk motor berperforma tinggi, Enduro 4T untuk motor harian, dan Enduro Matic series yang khusus dirancang untuk motor matic.
Nugroho melanjutkan, “Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, tidak hanya melalui produk-produk berkualitas tinggi, tetapi juga dengan penawaran-penawaran menarik yang memberikan nilai lebih. Hari Pelanggan Nasional menjadi momen yang tepat bagi kami untuk menunjukkan apresiasi kepada pelanggan yang telah setia menggunakan produk-produk pelumas Pertamina.”













































































