Jakarta, Energindo.co.id – Mewujudkan ketahanan demi swasembada energi jalannya berliku. Namun berkat kerja keras dan cerdas, cita-cita tersebut memperoleh titik terang. Sumur TIANG 00004 yang dioperatori oleh PT Pertamina Hulu Rokan setelah pengeboran menghasilkan produksi menggembirakan.
“Alhamdulilah, Sumur TIANG 00004 menghasilkan minyak 1.246 BOPD ( 5x dari Target) di Pertamina Hulu Rokan (PHR),” ungkap Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kepada Menko Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga diterima Energindo.co.id pada Minggu pukul 20.14 (25/10/2026).
Menurutnya, PT. Pertamina Hulu Rokan telah melakukan tajak sumur pengembangan Tiang 00004 di Provinsi Riau pada Kamis (17/9/2026) dan per tanggal 24 Oktober 2026 telah berhasil Put On Production (POP) dengan produksi awal mencapai 1.246 BOPD dan water cut 17,29% menggunakan ESP, melebihi target sekitar 542% dari target awal 230 BOPD (5,42 kali lebih tinggi dari target produksi).
“Sumur ini menargetkan lapisan Pematang. Kegiatan pengeboran selesai pada 11 Oktober 2026, sedangkan pekerjaan initial completion dilaksanakan pada Senin (19/10/2026).
Sebagai informasi tambahan, ungkap Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto, pelaksanaan operasi di Sumur Tiang 00004 tercatat telah membukukan total safe ops hours sebesar 882 jam sejak pertama kali tajak hingga uji produksi. Kendati demikian, kegiatan ini tetap mengutamakan komitmen terhadap aspek HSSE dan Operational Excellence.
“Sumur ini dibor secara Directional/Berarah hingga kedalaman akhir 4770 ftMD, dengan total durasi pelaksanaan (move, drilling, dan initial completion) selama 36 hari,” tandas Djoksis seraya memohon doa dan support semoga dapat berproduksi secara berkelanjutan.












































































