Jakarta, Energindo.co.id – Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Tunisia meluncurkan 3 Buku Diplomasi Indonesia dalam HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada Rabu (19/9/2026). Sebelumnya, KBRI Tunis telah menerbitkan 14 Buku Diplomasi Indonesia, sehingga total menjadi 17 buku.
Ketiga buku tersebut, yaitu Indonesia-Tinisia Sahabat: Indonesia Tamu kehormatan Pameran Buku Internasional Tunisia ke-40, Rihlat al-Syamsy: Min Carthage ila Indonesia (Perjalanan Matahari: Dari Carthage ke Indonesia) ditulis Rawaa Kassem, wartawan Harian al-Maghrib, dan al-Islam alladzi raaytuhu (Islam yang Saya Lihat) ditulis Wafa Trabelsi, wartawan TV al-Insen.

Buku-buku tersebut diluncurkan dalam acara “Semarak 17 Agustus 1945”, yang digelar di Wisma Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia. Hadir dalam peluncuran buku, Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, para penulis, wartawan, diplomat, dan Warga Negara Indonesia.
“Kami sangat senang, dalam HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, kami bisa meluncurkan Buku Diplomasi Indonesia, menjadi 17 buku, sesuai dengan spirit 17 Agustus 1945. Kepustakaan tentang Indonesia di Tunisia semakin kaya. Generasi muda Tunisia dan dunia Arab semakin mudah mengakses buku-buku tentang sejarah, kebudayaan, pemikiran, dan diplomasi Indonesia. Karena buku-buku tersebut ditulis dalam bahasa Arab,” ujar Duta Besar Republik Indonesia yang juga dikenal sebagai penulis sejumlah buku.
Alumnus Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura ini menambahkan, bahwa buku merupakan infrastruktur diplomasi yang sangat efektif untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia-Tunisia.
“Kami menjadikan buku sebagai infrastruktur diplomasi dalam rangka mempererat hubungan bilateral Indonesia-Tunisia. Kami sudah bedah buku-buku diplomasi Indonesia di berbagai kampus Tunisia, sehingga kaum muda Tunisia dapat mengenal Indonesia lebih dekat,” pungkasnya.









































































