Jakarta, Energindo.co.id – Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNJ menyelenggarakan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Wisata Pulau Harapan Kepulauan Seribu.
Kegiatan ini didanai oleh Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2025 dengan tema “Peningkatan Kualitas Produk Wisata Pulau Harapan Melalui Pendampingan Pembuatan Paket Wisata Incentive Travel berbasis Sustainability Tourism”
Kegiatan difokuskan pada peningkatkan produk wisata berbasis Sustainability Tourism di Desa Wisata Pulau Harapan Kepulauan Seribu. Ketua Pengabdian oleh Yosi Erfinda, M.Par (Program Studi Usaha Perjalanan Wisata FISH UNJ) bersama 2(dua) anggota pengabdian ialah I Made Adhi Gunadi, M.Si.Par (Program Studi Pengelolaan Konvensi dan Acara Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila) dan Nurina Azyyati, M.Hum (Program Studi Sastra Inggris FBS UNJ) berserta mahasiswa.
Pelatihan produk wisata berbasis Sustainability Tourism dilaksanakan di Kantor Kelurahan Pulau Harapan pada 20-22 November 2025 dengan melibatkan kelompok penggiat pariwisata. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Bapak I Made Adhi Gunadi mengenai konsep Incentive Travel yang berpotensi dikembangkan di Pulau Harapan untuk menarik wisatawan korporat selain wisatawan leisure.
Pulau Harapan juga berada di zona konservasi, sehingga memungkinkan pelaksanaan wisata pelestarian seperti pelepasan tukik, penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang. Seluruh rangkaian kegiatan ini sejalan dengan prinsip Sustainability Tourism.
Selain pelatihan produk wisata, kegiatan juga difokuskan pada peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi pelaku wisata Pulau Harapan.
Materi ini disampaikan oleh Ibu Nurina Azyyati dan mencakup teknik berkomunikasi untuk menawarkan bantuan serta memberikan respons kepada wisatawan.
Kegiatan dilanjutkan dengan role play yang menempatkan peserta sebagai wisatawan dan pemandu di Pulau Harapan, menggunakan bahasa Inggris sebagai media komunikasi.
Pada akhir sesi pelatihan, peserta menerima materi mengenai pembuatan paket wisata dengan tips guiding yang disampaikan oleh mahasiswa Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, yaitu Sabrina, Farah, Nabil, dan Indra.
Sebagai penutup, Bapak Onel (Ketua Pokdarwis) menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim dari akademisi yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan perhatian bagi kemajuan Pulau Harapan. Ia berharap kerja sama ini dapat terus terjalin di masa mendatang dan memberikan dampak positif yang semakin besar bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
















































































