Jakarta, Energindo.co.id – Pergerakan harga minyak dunia terpantau stabil namun tetap berada di level tinggi pada perdagangan Senin (23/3/2026).
Para investor saat ini tengah menimbang risiko antara ancaman penghancuran fasilitas energi di Timur Tengah dengan kebijakan terbaru Washington yang mulai melepas jutaan barel minyak Iran ke pasar global.
Hingga pukul 23.24 GMT, minyak mentah berjangka Brent terkoreksi tipis 8 sen ke level US$ 112,11 per barel, setelah sebelumnya sempat menyentuh angka tertinggi sejak Juli 2022 pada akhir pekan lalu.
Sementara itu, U.S. West Texas Intermediate (WTI) berada di posisi US$ 98,17 per barel, turun 6 sen setelah sempat melonjak 2,27% pada sesi sebelumnya.
Fenomena ini menciptakan selisih harga (spread) antara Brent dan WTI hingga lebih dari US$ 14, jarak terlebar dalam beberapa tahun terakhir.
Prediksi Menuju US$ 120 per Barel
CEO platform perdagangan Moomoo Australia, Michael McCarthy, menilai penurunan tipis ini hanyalah bersifat sementara akibat aksi ambil untung (profit taking) jangka pendek oleh para trader.
“Momentum pasar jelas menunjukkan tren kenaikan. Skenario realistis pekan ini adalah pengujian kembali level tertinggi di kisaran US$ 120 per barel,” ungkap McCarthy, dilansir dari Reuters.
Sementara analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai secara umum harga minyak mentah dunia masih akan bergerak dalam rentang yang lebar. Ia memperkirakan level support berada di kisaran 93,3 dollar AS per barrel. Sementara resistansi menembus 107,1 dollar AS per barrel.
“Untuk crude oil ya, saya melihat crude oil ini kemungkinan dalam minggu depan ini akan ditransaksikan di support-nya 93,4 (dollar AS per barrel). Kemudian resisten-nya kemungkinan akan tembus di 107,1,” ujar Ibrahim kepada wartawan, Minggu (22/3/2026). Menurutnya, lonjakan minyak mentah tidak terlepas dari peran kawasan Timur Tengah, khususnya Iran yang merupakan produsen utama minyak, terutama untuk kebutuhan bahan bakar avtur atau penerbangan.














































































