Jakarta, Energindo.co.id – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan untuk mendorong peningkatan lifting minyak dan gas. Salah satu yang menjadi fokus adalah upaya percepatan penyelesaian proyek hulu migas yang memberikan tambahan produksi dan lifting migas.
Untuk mendukung langkah tersebut, pada Jum’at (9/10/2026), Kepala SKK Migas Djoko Siswanto didampingi jajaran fungsi terkait SKK Migas melakukan kunjungan dalam rangka audiensi dengan Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji.
Dalam audiensi tersebut, Kepala SKK Migas memaparkan perkembangan proyek pengembangan Lapangan Mako oleh KKKS West Natuna Exploration Limited (WNEL) di Laut Natuna. “Kami butuh dukungan dari Kementerian Perindustrian agar proyek dengan target produksi sebesar 120 MMscfd dapat berjalan dengan baik dan memberikan tambahan produksi dan lifting migas nasional,” kata Djoksis, sapaan akrab Djoko Siswanto.
Djoksis menyampaikan kebutuhan dukungan dari Kementerian Perindustrian agar pelaksanaan proyek tersebut dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana pengembangannya.
Jamak diketahui, Lapangan Mako menjadi salah satu proyek yang diharapkan dapat memberikan tambahan pasokan gas bagi Indonesia. “Dengan target produksi mencapai 120 MMscfd, pengembangan lapangan ini berpotensi memperkuat ketersediaan gas nasional untuk mendukung kebutuhan industri dan sektor energi,” ungkap Djoksis.
Namun, lanjutnya, untuk merealisasikan potensi tersebut, diperlukan koordinasi lintas sektor, termasuk dukungan kebijakan dan fasilitasi dari kementerian terkait.









































































