Jakarta, Energindo.co.id – Setelah upaya pencarian yang intensif selama 3 hari, tim gabungan PHE OSES dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) berhasil menemukan pekerja operator produksi, yang jatuh dari anjungan lepas pantai CINP1 di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (5/8/2025), dalam keadaan meninggal dunia.
PHE OSES dan keluarga besar Pertamina mengungkapkan duka cita yang sebesar-besarnya. Sejumlah perwakilan Manajemen PHE OSES, Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Pertamina (Persero) turut hadir di rumah duka menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga.
Pekerja tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian pada Jumat (8/8/2025) pukul 15.27 WIB. Jasad pekerja dibawa ke RS Polri, Jakarta untuk proses pemulasaran, dan selanjutnya diantar dan diserahkan kepada keluarga korban di Bogor. Pemakaman telah diselenggarakan pada Sabtu (9/8/2025) pagi.
Perusahaan juga menyampaikan apresiasi atas perhatian, dukungan, dan kerja sama yang diberikan semua pihak, khususnya KOMSAR Banten, dalam proses pencarian dan penyelamatan.
Peristiwa “man overboard”, atau terjatuhnya pekerja, terjadi saat pekerja tersebut sedang melakukan pengecekan rutin di area Platform CINP1, Selasa (5/8/2025) sekitar pukul 20.04 WIB. Dua rekan kerja korban mendengar suara jatuh, dan segera menuju tempat kejadian. Setelah melihat korban terjatuh ke laut, keduanya segera melakukan upaya penyelamatan darurat dengan melemparkan dua pelampung keselamatan (life ring), dan menyampaikan informasi melalui sistem komunikasi anjungan untuk meminta bantuan.
Upaya pencarian dan penyelamatan telah dilakukan secara intensif segera sejak peristiwa terjadi. PHE OSES mengerahkan 7 (tujuh) kapal operasional, 1 (satu) kapal RIB dan 1 (satu) sekoci, mobilisasi tim penyelam dan Remotely Operated Vehicle (ROV), operasi udara (fly over) menggunakan helikopter, dan penggunaan drone untuk perluasan area pencarian. Sementara Basarnas, melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, mengerahkan KN SAR 247 Tetuka, kapal khusus yang dilengkapi perlengkapan dan peralatan evakuasi.
PHE OSES senantiasa berkomitmen untuk menjalankan kegiatan operasi dan bisnis hulu migas sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang diberlakukan Perusahaan.












































































