Gresik, Energindo.co.id – Saat ini Petronas Carigali Ketapang II Ltd tengah menggeber produksi kondensat di fasilitas onshore receiving facillities (ORF) Bukit Tua di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kondensat tersebut menjadi pendapatan tambahan di luar produksi minyak dan gas bumi (migas).
Kondensat ini bukan produk utama. Namun sebagai metode Petronas untuk mengoptimalkan produk. Pasalnya, gas yang dihasilkan perusahaan asal Malaysia ini kandungannya dapat menghasilkan kondensat.
Menurut Vice President of Production Operatons Petronas Indonesia Wimbuh Nawa Nugroho produksi kondensatnya tidak terlalu besar. Hanya berada di kisaran 120-150 barel per hari. Hasil produksinya kemudian ditampung di storage dengan kapasitas sekitar 400 barel.
Selanjutnya, kondensat produksi Petronas ini kemudian dijual kepada beberapa pembeli di kawasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kondensat dipergunakan sebagai pelarut industri xar.
Sebagai informasi, Bukit Tua Phase-2B merupakan proyek pengeboran sumur pengembangan yang keempat dan didahului oleh beberapa proyek sebelumnya seperti Bukit Tua Phase-1, Phase-2A, dan Phase-3. Pengeboran sumur pengembangan Bukit Tua Phase-2B berhasil dilakukan sejak 30 September 2021 dengan kedalaman mencapai 1.890 meter. (Aman Darmawan)













































































